Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Tanah Bumbu Terapkan PSBB 9 Mei, Cek Faktanya

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 16:52 WIB

Tanah Bumbu Terapkan PSBB 9 Mei, Cek Faktanya

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berencana menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama pandemi Covid-19. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Beredar isu pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai diterapkan Kabupaten Tanah Bumbu per 9 Mei 2020.

Isu yang beredar luas di media sosial itu kemudian dibantah oleh Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, H Roowandi Salem,

“Belum ada kabar akan diberlakukan PSBB di Tanah Bumbu, pengajuannya saja belum kita lakukan,” ujar Roswandi melalui pesan WhatsApp, Selasa (5/5) sore.

Mengenai PSBB, Pemkab Tanah Bumbu masih mengkaji dan menyusunnya secara matang.

Rooswandi menjelaskan banyak aspek yang harus diperhatikan. Mulai dari kajian teknis terkait landasan penerapan alasan penyebaran Covid-19.

“Kemudian tingkat persentasi dan jumlah masyarakat terpapar dan penyebarannya,” jelasnya.

Yang tak kalah penting adalah dampak sosial-ekonomi masyarakat di Tanah Bumbu.

“Semua harus disusun secara matang. Masyarakat terdampak harus dipastikan terjamin selama penerapan PSBB tersebut,” jelasnya.

Selain itu Tanah Bumbu juga mesti mengukur kapasitas ketahanan pangan mereka. Selama pandemi, tentu ada kemungkinan distribusi logistik terganggu.

Perhitungan lainnya adalah kesiapan SDM tim kesehatan dan keamanan. Serta yang terpenting adalah sosialisasi peran serta masyarakat.

“Kita ingin saat penerapan nanti semua dapat berjalan sesuai prosedur,” tuturnya.

Apabila usulan PSBB yang akan diajukan disetujui, Rooswandi berharap seluruh elemen masyarakat bisa saling bahu-membahu memutus mata rantai Covid-19.

“Kita harapkan kerja sama masyarakat dalam hal ini, semoga bisa kita lakukan dan Covid-19 dapat kita putus persebarannya,” pungkasnya.

Sudah 23 Positif

Per Senin (4/5), pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu dilaporkan sudah mencapai 23 orang.

Dari keseluruhannya, ada 2 pasien yang sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis. Mereka berasal dari Karang Bintang dan Satui.

Sedangkan pasien positif yang masih dalam perawatan ada 21 orang. Yakni Batulicin 1 orang, Simpang Empat 1 orang, Kusan Hilir 6 orang, Kusan Hulu 1 orang, dan Kuranji 3 orang.

Kemudian Satui 4 orang, Sungai Loban 1 orang, Karang Bintang 2 orang dan Angsana 2 orang.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) total ada 4 orang yakni Simpang Empat 2 orang, Kuranji 1 orang dan Satui 1 orang.

Kemudian untuk orang dalam pemantauan (ODP) ada 268 orang yang tersebar di masing-masing kecamatan, yakni Batulicin 14 orang, Simpang Empat 51 orang, Kusan Hilir 84 orang dan Kuranji 2 orang.

Selanjutnya Mantewe 7 orang, Satui 20 orang, Sungai Loban 28 orang, Karang Bintang 11, dan Angsana 20 orang.

Reporter: Syahriadi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Seorang Jemaah Haji Asal Tabalong Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Bakar Lahan untuk Bertani, Pemuda Lulusan SD di Tapin Diamankan
apaabar.com

Kalsel

Dukung Penghijauan, Polisi di Banjarmasin Tanam 2000 Bibit Pohon
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Kartini, Srikandi PDI Kabupaten Banjar Bagi-bagi Sembako
Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya

Kalsel

Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya
apahabar.com

Kalsel

Bandel Tanpa Masker, Pengunjung Taman Saijaan Kotabaru Berlarian Lihat Petugas
apahabar.com

Kalsel

Polres Balangan Bangun Tempat Ibadah di Asrama
apahabar.com

Kalsel

154 Kasus Perceraian di Tapin, Apa Penyebabnya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com