Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Tanpa Dispensasi, Pedagang Luar Batola ‘Disapu’ dari Pasar Marabahan

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 16:13 WIB

Tanpa Dispensasi, Pedagang Luar Batola ‘Disapu’ dari Pasar Marabahan

Pedagang kain paling banyak mendapat atensi dari pengunjung Pasar Marabahan, Selasa (19/5). Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahahabar.com, MARABAHAN – Meski beralasan tak mendapat pemberitahuan di posko perbatasan, sejumlah pedagang dari luar Barito Kuala tetap dilarang berjualan di Pasar Marabahan, Selasa (19/5).

Selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB), pedagang non lokal dilarang berniaga di semua pasar di Bumi Selidah, termasuk Pasar Marabahan setiap Selasa.

Adapun pedagang non lokal yang datang setiap Selasa berdagang di Marabahan berasal dari Banjarmasin, Banjar, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Kendati demikian, tidak sedikit yang masih ngotot datang ke Pasar Marabahan. Mereka tiba sejak siang, Senin (18/5), menggunakan angkutan air maupun jalur darat dan langsung menggelar dagangan.

Belum sempat melayani banyak pembeli, mereka langsung disatroni petugas gabungan yang menginstruksikan agar barang dagangan segera dimuat lagi ke kendaraan dan diharuskan pulang.

Beberapa di antaranya langsung pulang, tetapi tidak sedikit yang berusaha meminta keadilan lantaran sudah jauh-jauh datang ke Marabahan. Setidaknya kerugian nyata yang harus ditanggung adalah bahan bakar kendaraan.

“Kami hanya menginginkan sedikit kebijakan, karena kebetulan pasar sedang ramai pembeli kebutuhan menjelang Idul Fitri,” papar Hamruni, salah seorang pedagang konveksi dari Banjarmasin.

“Kami bisa sampai Marabahan lantaran tidak mengetahui aturan PSBB di Batola. Pun di posko perbatasan, kami tak ditanyai maksud dan tujuan ke Marabahan,” imbuhnya.

Selain dari Banjarmasin, pedagang Nagara yang datang menggunakan jalur sungai, juga harus mengepak barang dagangan lebih dini.

“Aturan pembatasan ini hanya berlalu selama PSBB. Oleh karena itu, kami tak membuka ruang negosiasi kepada pedagang luar Batola,” jelas Purkan, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Batola.

“Kemarin pagi kami sudah memulangkan 15 sampai 20 orang. Kemudian selepas tengah hari, juga dipulangkan 20 pedagang yang sempat meminta dispensasi,” tandasnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sikap PDIP Tala Terhadap Rencana Pembangunan Gedung Layanan Publik Terpadu Senilai Rp407 M
apahabar.com

Kalsel

Floating Pagi, Kapolresta Banjarmasin: PJU Polresta Banjarmasin Turun ke Lapangan
apahabar.com

Kalsel

Info Cuaca Kalsel, 6 Wilayah Hujan Lokal Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Etnomusikolog Asal California Terpukau dengan Keindahan Pegunungan Meratus
apahabar.com

Kalsel

7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk
apahabar.com

Kalsel

Terjebak Macet, Kadinkes Kalsel Terpaksa Jalan Kaki 3 Km
apahabar.com

Kalsel

May Day 2019, Buruh: BUMD Jangan Ikut-ikutan Outsourcing!
apahabar.com

Kalsel

PSBB Dimulai, Batola Masih Tekankan Sosialisasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com