Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Tekan Covid-19, Aparat Berjaga di Tempat Ibadah Gelar Haul Ke-214 Datu Kelampayan

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 20:21 WIB

Tekan Covid-19, Aparat Berjaga di Tempat Ibadah Gelar Haul Ke-214 Datu Kelampayan

Anggota Polres Banjar saat melakukan apel gelar pasukan pengamanan Haul ke-214 Datu Kelampaian di Polsek Martapura Timur. Foto- Istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Pelaksanaan Haul ke-214 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datu Kelampayan di tengah pandemi Covid-19 saat ini mendapat atensi dari aparat kepolisian.

Khususnya mereka yang akan melaksanakannya di tempat ibadah seperti masjid dan musala.

Kabag Ops Polres Banjar, Kompol Saiful Bob mengungkapkan, pihakanya menyiapkan 53 anggota untuk berjaga-jaga jika ada orang di luar lingkungan tempat masjid atau musala itu masuk.

Aparat kepolisian yang terjunkan terdiri dari intel, Reskrim, serta Lantas Polres Banjar.

“Anggota yang kita terjunkan ke lapangan ini kita bagi di beberapa musala yang melaksanakan kegiatan haul tersebut,” ujar Bob kepada apahabar.com pasca apel gelar pasukan di Mapolsek Martapura Timur, Kamis (28/5).

Dari data yang diperoleh, Bob menyebutkan ada 9 musala yang melaksanakan kegiatan peringatan haul Datu Kelampayan itu, Kamis malam.

“Dari setiap musala kita tugaskan minimal lima orang anggota yang memakai baju preman,” ungkapnya.

Selain melakukan penjagaan di musala dan mesjid, anggota Lantas juga ditugaskan untuk berjaga di jalan.

Bob mengungkapakan kegiatan tersebut sudah merupakan hasil koordinasi dengan para panitia pelaksana. Dan kegiatan itu disepakati sesingkat mungkin.

“Paling lambat satu jam sudah selesai,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Bob menambahkan bahwa pihaknya dalam kegiatan tersebut bertugas untuk menjaga adanya masyarakat dari luar yang ingin mengikuti kegiatan.

“Jika ada kami temui orang luar yang masuk ingin mengikuti kegiatan, maka akan kami suruh untuk kembali,” ucapnya.

Selain itu, Bob memastikan bahwa pihak panitia sudah bersedia tidak mengundang orang luar.

“Kegiatan ini hanya terhusus untuk warga dari desa tersebut saja,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut, Bob menyebutkan bahwa paling banyak jemaah haul yang boleh mengikuti hanya sebanyak 20 orang.

“Dan dengan syarat harus mengikuti anjuran pemerintah dengan melakukan pisicaldistencing, dan menggunakan masker,” pungkasnya.

Reporter: AHC 15
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Anak Muda Banua Bukukan Kisah Hidup Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Darah Golongan AB Langka, Warga Tabalong Buat Grup WA
apahabar.com

Kalsel

Hari Jadi ke-69 Tahun, Imperialisme Modern Masih ‘Hantui’ Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Duta Mall Banjarmasin Belum Kantongi Izin Gedung Parkir
apahabar.com

Kalsel

Raperda Minol Molor, Ibnu Sina Belum Beri Kepastian
apahabar.com

Kalsel

Outbound di Workshop DPD KNPI Balangan  
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Belum Akui Wilayah Adat Dayak, Pemerintah ke Mana?
apahabar.com

Kalsel

Keluarkan Imbauan, Ibnu Sina Jamin Banjarmasin Bebas Suspect Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com