Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Tembus 255 Kasus, Satu PDP Covid-19 di Kalsel Wafat

- Apahabar.com Sabtu, 9 Mei 2020 - 19:37 WIB

Tembus 255 Kasus, Satu PDP Covid-19 di Kalsel Wafat

Jumlah pengidap Covid-19 di Kalimantan Selatan menyentuh angka 255 kasus. Foto ilustrasi-Kompas.com

apahabar.com, BANJARMASIN – 1 pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin meninggal dunia, sekitar pukul 11.30 siang tadi, Sabtu (9/5).

Usai dirujuk sejak kemarin sore, pasien laki-laki 60 tahun asal Banjarmasin harus mendapatkan perawatan lebih intensif dari tim medis.

“Pasien Ulin-112 meninggal dunia baru saja siang tadi. Hasil swabnya belum keluar, baru saja kita sampaikan ke BBTKLPP (Banjarbaru),” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam keterangan resmi yang diterima apahabar.com, Sabtu (9/5) sore.

Muslim juga membeberkan hasil pemeriksaan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) 2 PDP lainnya yang belum lama ini meninggal dunia.

KS-Covid 247 atau Mas-28 , laki-laki 55 tahun asal Banjarmasin yang meninggal pada 4 Mei lalu, kemudian KS-Covid 233 atau Ulin-93, wanita 51 tahun asal Banjarmasin yang meninggal pada 8 Mei lalu pukul 18.00.

“Hasil labnya terkonfirmasi positif,” kata Muslim.

Jika ditotal secara keseluruhan, sudah terjadi sebanyak 255 kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan.

Rinciannya, 47 kasus dirawat di beberapa rumah sakit dan 149 lainnya menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri.
Artinya, ada penambahan sebanyak 9 kasus pada hari ini. Terdiri dari 3 PDP di RSUD Ansari Saleh asal Banjarmasin dan 5 kasus hasil tracking.

“Hasil tracking yang dilakukan yaitu 1 dari Banjarmasin, 1 dari Batola, 3 dari Tanah Bumbu,” sebutnya

Pasien positif yang menjalani karantina khusus tersebar di beberapa wilayah. Baik karantina khusus provinsi maupun kabupaten/kota.

Seperti di antaranya pada pemanfaatan rumah sakit lama di Tabalong dan Tanah Laut.

“Saat ini yang dilakukan karantina khusus sebanyak 75 persen,” katanya

Sebaran kasus Covid-19 juga menunjukkan lonjakan pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Terlapor ada 33 ODP baru sehingga total sebanyak 1.014 ODP.

Berbanding terbalik, PDP justru menurun menjadi 51 pasien. Ini terdinamika dengan laporan PDP yang hasil PCR-nya negatif Corona yaitu RZ-05 (laki-laki 37 tahun asal Banjarbaru) dan RZ-06 (wanita 57 tahun asal kabupaten Banjar), keduanya adalah pasien perawatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Kemudian ada penambahan PDP, 1 di RS Suaka Insan asal Tanah Laut,” imbuhnya

Seluruh PDP tersebut masih dalam penanganan tim medis di beberapa rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri.

18 PDP di RSUD Ulin Banjarmasin, 6 PDP di RSUD Ratu Zalecha Martapura, 5 PDP di RS Sultan Suriansyah, masing-masing 2 PDP di RSUD Ansari Saleh, RS Suaka Insan, RS Ciputra dan RS Pangeran Jaya Sumitra.

Kemudian masing-masing 1 PDP dirawat di RSUS Hadji Boejasin Pelaihari, RS Datu Sanggul, karantina khusus di kabupaten Banjar dan Hulu Sungau Utara, serta 4 PDP karantina khusus di Banjarmasin.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Asyik Cari Korban Tenggelam di Barito Hulu, 5 Relawan Kesurupan!
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Kepemudaan KNPI untuk Kemenangan Pemuda Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Lewat Lomba Band Pentas Musik Jingle Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Gendang Timburu Ambyar Dihantam Luapan Air Sungai
apahabar.com

Kalsel

Operasi Sikat Intan, Dari Pembalap Liar, Tersangka Narkoba, Curanmor, Hingga PSK Digaruk

Kalsel

Esok, Sandiaga Uno ke Sekumpul, Mau Apa?
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Tergiur Tawaran Internet Fiber Optik via Jaringan Listrik
apahabar.com

Kalsel

Rekrutmen Pengawas TPS Terkendala Syarat Umur dan Ijazah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com