Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Tepis Suku Bunga Negatif, Ketua Fed Bikin Rupiah Melemah

- Apahabar.com Kamis, 14 Mei 2020 - 12:14 WIB

Tepis Suku Bunga Negatif, Ketua Fed Bikin Rupiah Melemah

Ilustrasi pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terkoreksi pasca-Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menepis opsi bank sentral akan mengambil kebijakan suku bunga negatif

Pada pukul 9.40 WIB, Kamis (14/5), rupiah melemah 68 poin atau 0,46 persen menjadi Rp14.933 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.865 per dolar AS.

“Sentimen negatif kelihatannya masih membayangi pergerakan pasar setelah Gubernur (Ketua) Bank Sentral AS Jerome Powell mengungkapkan pandangannya bahwa perekonomian masih bisa memburuk ke depannya dan memerlukan stimulus tambahan,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta.

Baca juga :  Rupiah Ditutup Menguat, Didukung Sentimen Global Ekonomi AS

Selain itu, lanjut Ariston, Jerome Powell juga menepis dukungan The Fed terhadap suku bunga negatif atau di bawah nol persen.

“Hal di atas bisa mendukung penguatan dolar AS di sesi Asia hari ini sebagai aset safe haven,” kata Ariston.

Menurut Ariston, rupiah mungkin bisa melemah terhadap dolar AS. Namun tekanan terhadap rupiah mungkin tidak besar karena banyak investor masih yakin dengan perekonomian Indonesia terbukti dengan tingginya minat terhadap Surat Utang Negara (SUN)

Baca juga :  Rupiah Ditutup Menguat, Didukung Sentimen Global Ekonomi AS

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan melemah dengan potensi pergerakan di kisaran Rp14.800 per dolar AS sampai Rp15.000 per dolar AS.

Pada Rabu (12/5) lalu, rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp14.865 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.905 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekonomi RI Cuma Tumbuh 2,9 Persen, BI: Masih Positif 
apahabar.com

Ekbis

Aplikasi Ajaib Hadirkan Inovasi Baru Berinvestasi
apahabar.com

Ekbis

Apa yang Sebenarnya Diukur oleh Rating Televisi?
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak di Asia Naik Dipicu Harapan Perpanjangan Pengurangan Produksi
apahabar.com

Ekbis

Xiaomi Mi MIX 3 Versi 5G Berkemampuan Unduh 2Gbps
apahabar.com

Ekbis

Jelang Ganti Tahun, Harga Bapok Naik Turun di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Kembali Melemah
apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com