Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Terindikasi Covid-19? Periksakan Segera, Biaya Ditanggung Pemerintah

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 14:21 WIB

Terindikasi Covid-19? Periksakan Segera, Biaya Ditanggung Pemerintah

Ilustrasi sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Biaya penanganan Covid-19 sepenuhnya menjadi tanggungan pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat tak perlu khawatir memeriksakan kesehatan apabila memiliki indikasi penularan virus Corona tersebut.

“Ini adalah sebuah pandemi, maka semua adalah biaya yang dikeluarkan pemerintah,” ungkap Juru bicara Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, HM Muslim dalam rilis terbarunya, Selasa (19/5).

Pemeriksaan yang dimaksud seperti uji cepat atau Rapid Test, tes swab di laboratorium, hingga perawatan di rumah sakit ataupun kantina secara khusus. Sejak pandemi Covid-19 semakin masif meluas di Kalsel, secara berkala GTPP melakukan pelacakan dan deteksi cepat untuk mengidentifikasi kawasan maupun kontak-kontak yang reaktif terhadap penularan.

“Lebih memasifkan upaya-upaya testing dari hasil identifikasi dan tracking yang dilakukan di beberapa kabupaten/kota. Pemeriksaan swab juga tidak dikenakan biaya, karena itu kita tidak menghitung biaya per tesnya,” beber Muslim.

Sebagai informasi, sejak 4 April lalu telah dilakukan tes swab di Laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru sebanyak 2.674 sampel dan terus berproses. Hingga sore kemarin, tahapan yang dilalui masih menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 810 spesimen.

Rapid test massal juga terus dimasifkan GTPP Covid-19, khususnya pada zona-zona yang menyumbang pengidap penularan tertinggi seperti di Banjarmasin. Dari 6 titik pasar tradisional di Banjarmasin, didapati 129 yang reaktif.

Belum lama ini, juga dilakukan Rapid test di 3 lokasi berbeda di wilayah Barito Kuala. Dari 371 yang diperiksa, hasilnya menunjukkan 20 orang reaktif terhadap Covid-19 atau jika dipresentasekan sebanyak 5,39 persen.

Reporter : Musnita Sari
Editor:Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siapkan Nama Pendamping Paman Birin, PDIP: Rosehan NB Berpeluang
apahabar.com

Kalsel

Rumah Zakat Kalsel Salurkan Superqurban untuk Penghafal Alquran
apahabar.com

Kalsel

Smartfren Salurkan Paket Data dan Internet di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

1,81 Juta Hektare Hutan Mangrove di Indonesia Rusak
apahabar.com

Kalsel

Diserahkan ke Jaksa dan Dikawal Ketat Petugas, Lihan: No Coment
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Kembali Mengurai Asap
apahabar.com

Kalsel

Si Jago Merah Mengamuk, Enam Rumah Ludes Terbakar di Mataraman
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19 dan Setop Karhutla Gencar Disosialisasikan Polsek Tanta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com