Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Terkuak, Pembunuhan di Pekapuran Dipicu Duit Susu Anak

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 13:17 WIB

Terkuak, Pembunuhan di Pekapuran Dipicu Duit Susu Anak

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Alfian Tri Permadi memamerkan barang bukti celurit yang digunakan tersangka Fani (baju oranye) untuk menghabisi Fani. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Perlahan namun pasti, pelaku serta motif pembunuhan di Banjarmasin Timur akhirnya terungkap.

Duel maut sebelumnya berlangsung di Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, Jumat (15/5) sekitar pukul 18.30.

Korban bernama Misransyah alias Imis (37). Sementara tersangka bernama Akhmad Rifani alias Fani. Keduanya warga setempat.

Polisi sebelumnya mengamankan dua orang pelaku. Yakni Fani dan Faisal. Namun, belakangan diketahui Faisal hanya berperan sebagai orang yang membantu Fani untuk kabur.

Dari pendalaman polisi, Fani tega membunuh Imis lantaran sakit hati karena dipalak oleh korban.

“Sebelum kejadian, sekitar pukul 01.30 dini hari, korban mengambil secara paksa uang pelaku yang tersisa hanya Rp50 ribu dan satu ponsel,” ujar Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Alfian Tri Permadi, Senin (18/5) pagi.

“Padahal uang itu ingin digunakan tersangka untuk membeli susu anaknya,” tambah Kapolsek.

Tak ayal, kejadian itu pun membuat tersangka menyimpan dendam kepada korban.

Kata pelaku, korban juga kerap meresahkan warga sekitar karena kelakuannya. Hal tersebut makin membuat emosi tersangka menggebu-gebu.

Kemudian pada malam harinya, tersangka bertemu dengan saudara Muhammad Faisal alias Faisal. Tersangka mengajaknya berkeliling.

“Faisal tidak mengetahui niat terselubung tersangka yang sedang mencari korban dan ia juga tidak mengetahui kalau Fani membawa celurit,” terang Kapolsek.

Saat sedang berkeliling, bertepatan pukul 18.30 atau menjelang magrib, tersangka melihat korban sedang berada di lokasi kejadian.

Tanpa basa-basi, tersangka langsung mencabut dan menebaskan celurit yang telah dibawanya kepada korban.

“Ditebaskan sebanyak 2 kali,” beber Kapolsek.

Walhasil, korban mengalami luka robek di bagian lengan atas sebelah kanan dan pinggang kanannya.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Mulia Kota Banjarmasin. Sayang, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara tersangka Fani dan Faisal kemudian berhasil diamankan di rumah keluarga Faisal di kawasan Batu-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (16/5) dini hari.

“Sementara ini yang kita tetapkan sebagai tersangka masih saudara Fani. Untuk saudara Faisal masih kita dalami keterlibatannya lebih jauh,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, tersangka Fani akan dijerat dengan Pasal 338 Jo 351 (3) KUHP. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Kedua Uji Kelaikan di Kintap, Ratusan Angkutan Terjaring
apahabar.com

Kalsel

ULM Berduka, 2 Mantan Rektor Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

39 Pelanggar Protokol Covid-19 di Tabalong Masuk Aplikasi Waker
apahabar.com

Kalsel

Waspada Cuaca Ekstrem di Kotabaru Hari Ini, BMKG Juga Ingatkan Gelombang Laut Tinggi!
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Api kembali Berkobar di Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Bakal Disuguhi Keindahan Pesisir Pulau Laut
apahabar.com

Kalsel

Banua Bersholawat Bebas Dari Muatan Politik
apahabar.com

Kalsel

Ekstra Waspada, Srikandi DPRD Kotabaru Tampil Beda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com