Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Hukum

Jumat, 8 Mei 2020 - 16:39 WIB

Terlelap, Gembong Curanmor Lintas Kabupaten Tak Berkutik Disergap

Aam - Apahabar.com

Udin Ponang saat diamankan oleh Tim Resmob Gabungan di rumahnya. Foto-Istimewa

Udin Ponang saat diamankan oleh Tim Resmob Gabungan di rumahnya. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Empat kali sudah Udin Ponang merasakan pahit hidup di balik jeruji besi. Catatan hitam itu tak membuat sang residivis pencurian kendaraan bermotor ini kapok.

Udin Ponang kembali berulah mencuri motor. Lagi-lagi ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melanggar hukum.

Saat Jumat (8/5), tersangka tak menyangka diincar polisi. Udin Ponang kala itu sedang tidur pulas di rumahnya Desa Biih RT 3 RW 1, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Tak tanggung-tanggung, penggerebekan itu diikuti 3 uni Resmob dari Kabupaten Banjar, Tapin dan HSS.

Giat itu dipimpin KBO Reskrim Polres Banjar, Ipda Andi Muhammad Nurkahfi itu sukses mengamankan tersangka.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Rizky Fernandez S.I.K, Ponang yang tengah tertidur pulas tidak berkutik saat diamankan. “Kita juga sudah mengatur anggota mengepung rumahnya. Akhirnya Ponang ini tidak bisa kemana-mana lagi,” tuturnya.

Baca juga :  Kecelakaan Maut di Batola, Pelakunya Positif Narkoba

Ponang yang tidak mau mendekam di dalam jeruji besi sendirian, kemudian membeberkan bahwa dirinya bekerja bersama dengan temannya yang berada di Desa Biih juga.

Setelah mendapat keterangan tersebut, Tim Resmob gabungan langsung melakukan pengembangan ke rumah temannya dan menyergap tersangka yang juga tengah asik tertidur.

“Penggerebekan yang kedua ini kita lakukan dengan menghitung waktu tersangka sudah tertidur pulas,” jelasnya.

Pada saat diamankan, tersangka kedua atas nama Anang Tutut ini mengelak tidak melakukan aksi kejahatan apa pun.

“Namun setelah kita temukan dengan tersangka utamanya, Anang akhirnya mengakui semua tindak kriminalitas yang diperbuatnya,” jelas Rizky.

Baca juga :  Mahasiswi Akademi Perawat Diduga Bunuh Diri, Polisi: Masih Diselidiki

Kedua tersangka kemudian digiring ke Pos Resmob Polres Banjar untuk dikorek keterangan lebih lanjut, dimana saja dirinya pernah beraksi.

Setelah mengorek keterangan dari Udin Ponang, tersangka mengaku aksi di 4 kabupaten dan kota.

“Yang diantaranya adalah Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan yang paling banyak di Kota Kandangan, sesuai dengan perkiraan kita sebelumnya,” ujar Rizky.

Udin Ponang sebelumnya sudah pernah ditahan dengan kasus yang sama sebanyak 4 kali, di Polres Banjar dan juga Polres Banjarbaru.

“Ponang ini baru bebas sekitar tahun 2019 akhir, dan setelah dia bebas dia langsung melakukan aksinya lagi,” beber Iptu Rizky.

Reporter: AHC 15
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Blak-blakan soal Penetapan Tersangka Ketua dan Bendahara KNPI Tala, KNPI Kalsel: Terlalu Dini
apahabar.com

Hukum

OTT Pejabat Kemenpora, 9 Orang Ditangkap KPK, Imam Nahrawi Kaget
apahabar.com

Hukum

Pukul dan Ancam Pelajar, Polisi Gadungan Diamankan Buser Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Ini Tanggapan Warganet Terhadap Penangkapan Koordinator IT BPN
apahabar.com

Hukum

23 Burung Murai Batu Senilai Rp 1,4 Miliar Dicuri
apahabar.com

Hukum

Deteksi Dini dan Aksi, Cara Polres Tala Antisipasi Gangguan Natal
apahabar.com

Hukum

Efek Ops Patuh, Warga Banua Berbondong-bondong Bikin SIM
apahabar.com

Hukum

Dua Pengedar Dibekuk, Sebut Sabu dari Lapas Teluk Dalam