Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Tren Penularan Meningkat, Waspada Ledakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 13:56 WIB

Tren Penularan Meningkat, Waspada Ledakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H M Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnaen Akbar usai kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Lima Banjarmasin, Minggu (17/5) pagi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan memprediksi lonjakan kasus baru di Banjarmasin akan meningkat mencapai lebih dari 2.000 orang.

Prediksi ini dilihat berdasarkan sebaran kasus terkonfirmasi positif yang mencapai 368 hingga 16 Mei kemarin.

“Kalau menurut pengumuman dari Gugus Tugas sekitar 300, ketahuilah bahwa di luar itu masih banyak sekitar 1.500 sampai 2.00 yang sebetulnya positif,” ungkap Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H M Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnaen Akbar usai kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Lima Banjarmasin, Minggu (17/5) pagi.

Sejak kasus pertama Covid-19 terdeteksi di Kalsel hingga hari ini, hampir setiap hari memang pasien positif selalu bertambah.

Namun dalam dua hari terakhir, penambahan kasus telah mencapai belasan hingga puluhan orang dalam satu hari.

“Kalau dulu bertambahnya hanya 2-3 (kasus), dua hari ini yang bertambah masuk rumah sakit rata-rata 10-15 orang. Artinya bahwa pasien di luar rumah sakit itu sangat banyak,” lanjutnya.

Untuk diketahui, RSUD Ansari Saleh sebagai salah satu rumah sakit rujukan belum lama ini terpaksa menutup Unit Gawat darurat (UGD) bagi pasien umum untuk memaksimalkan penanganan kasus Covid-19 di sana.

Menurut Izaak, apabila kondisi seperti ini terus meningkat maka suatu saat akan menyulitkan tim medis dalam merawat pasien Covid-19.

“Kalau setiap saat rumah sakit selalu menambah ruangan dan menambah tenaga, suatu saat kita juga akan mengalami kesulitan,” kata Izaak mengingatkan lagi.

Tim medis yang saat ini berjibaku dalam penanganan Covid-19 bahkan rela kehilangan waktu mereka bersama keluarga di rumah.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk kooperatif dalam memerangi wabah virus menular ini dengan ikut menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Petugas kesehatan sudah berjibaku mengatasi ini, mereka rata-rata tidak pernah pulang ke rumah (lagi). Mohon partisipasi semua untuk menjaga kesehatan, jangan menularkan penyakit kepada yang lain dan tetap tinggal di rumah,” tutupnya.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hampir 200 Positif Covid-19 di Kalsel, Setengahnya dari Klaster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Rawan Penularan, Pencairan BLT Dana Desa di Tapin Abaikan Physical Distancing
apahabar.com

Kalsel

TNI dan Satgas Siaga Karhutla di Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Mulai 2020, Blangko KTP Lebih Mudah Diperoleh
apahabar.com

Kalsel

Cerita Mantan ODGJ di Rumah Singgah Baiman, Bani Rindu Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Halo Warga Banjarmasin, Duta Mall Bakal Gelar Expo Otomotif
apahabar.com

Kalsel

Sat Pol Airud Polres Batola Sosialisasi Pendisiplinan Aturan Bupati
apahabar.com

Kalsel

Gelar Rapat Kerja Perdana, HDCI Pengcab Banjarbaru-Martapura Bahas Touring Aman dan Sopan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com