Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Tren Penularan Meningkat, Waspada Ledakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 13:56 WIB

Tren Penularan Meningkat, Waspada Ledakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H M Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnaen Akbar usai kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Lima Banjarmasin, Minggu (17/5) pagi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan memprediksi lonjakan kasus baru di Banjarmasin akan meningkat mencapai lebih dari 2.000 orang.

Prediksi ini dilihat berdasarkan sebaran kasus terkonfirmasi positif yang mencapai 368 hingga 16 Mei kemarin.

“Kalau menurut pengumuman dari Gugus Tugas sekitar 300, ketahuilah bahwa di luar itu masih banyak sekitar 1.500 sampai 2.00 yang sebetulnya positif,” ungkap Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H M Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnaen Akbar usai kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Lima Banjarmasin, Minggu (17/5) pagi.

Sejak kasus pertama Covid-19 terdeteksi di Kalsel hingga hari ini, hampir setiap hari memang pasien positif selalu bertambah.

Namun dalam dua hari terakhir, penambahan kasus telah mencapai belasan hingga puluhan orang dalam satu hari.

“Kalau dulu bertambahnya hanya 2-3 (kasus), dua hari ini yang bertambah masuk rumah sakit rata-rata 10-15 orang. Artinya bahwa pasien di luar rumah sakit itu sangat banyak,” lanjutnya.

Untuk diketahui, RSUD Ansari Saleh sebagai salah satu rumah sakit rujukan belum lama ini terpaksa menutup Unit Gawat darurat (UGD) bagi pasien umum untuk memaksimalkan penanganan kasus Covid-19 di sana.

Menurut Izaak, apabila kondisi seperti ini terus meningkat maka suatu saat akan menyulitkan tim medis dalam merawat pasien Covid-19.

“Kalau setiap saat rumah sakit selalu menambah ruangan dan menambah tenaga, suatu saat kita juga akan mengalami kesulitan,” kata Izaak mengingatkan lagi.

Tim medis yang saat ini berjibaku dalam penanganan Covid-19 bahkan rela kehilangan waktu mereka bersama keluarga di rumah.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk kooperatif dalam memerangi wabah virus menular ini dengan ikut menjaga kesehatan dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Petugas kesehatan sudah berjibaku mengatasi ini, mereka rata-rata tidak pernah pulang ke rumah (lagi). Mohon partisipasi semua untuk menjaga kesehatan, jangan menularkan penyakit kepada yang lain dan tetap tinggal di rumah,” tutupnya.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meninggal Dalam Pick Up, Seorang Pria di Banjarmasin Dievakuasi Standar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Akomodir Pejalan Kaki, Trotoar Baru Senilai Rp18 M Bakal Ramah Difabel
apahabar.com

Kalsel

Visa Ditangguhkan, Ratusan Jemaah di Kalsel Batal Umrah!
apahabar.com

Kalsel

Good Job! Lanal Kotabaru Sukses Panen Ikan Tambak di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Muhaimin Serahkan Berkas Pendaftaran Cawalkot Banjarmasin ke PDIP
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Payung untuk Menemani Kesibukan Anda Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Hilang Diri, Pembunuh Guru Teweh di HSS Diselimuti Rasa Sesal
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Bid Propam Lakukan Razia Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com