Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Tunggu Jenazah Guru Zuhdi, Jemaah Mulai Padati Masjid Jami Sungai Jingah

- Apahabar.com Sabtu, 2 Mei 2020 - 11:02 WIB

Tunggu Jenazah Guru Zuhdi, Jemaah Mulai Padati Masjid Jami Sungai Jingah

Suasana Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin dipadati jemaah Guru Zuhdi. Foto-apahabar.com/M Robby.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar duka meninggalnya ulama kharismatik Kalsel, KH Ahmad Zuhdiannoor atau Guru Zuhdi, Sabtu (2/5) pagi, cepat beredar ke masyarakat.

Dari pantau apahabar.com, di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, para jemaah mulai memadati tempat biasa almarhum Guru Zuhdi menggelar pengajian rutin, tiap Kamis malam.

Tak jauh dari Masjid itu, tempat tinggal Guru Zuhdi. Di sana terlihat petugas Majta, relawan Guru Zuhdi dan sebagian jemaah.

Di antara para relawan lainnya terpantau sedang mengatur lalu lintas jalan utama. Sementara, jemaah terus berdatangan.

Rata-rata jemaah itu memakai masker dan membawa sajadah sendiri. Mahfum saat ini Banjarmasin masih dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19.

Jemaah pun langsung membacakan ayat suci Al-Quran, surah Yasin yang dihadiahkan untuk Almarhum Guru Zuhdi.

Sementara di luar masjid, puluhan aparat kepolisian tampak berjaga-jaga. Arus lalu lintas pun cukup padat.

Sampai berita ini diturunkan, jemaah masih menunggu kedatangan jenazah Guru Zuhdi.

Sekali pun hingga saat ini, belum ada kabar resmi apakah jenazah akan di salatkan di Masjid Jami tersebut.

Guru Zuhdi meninggal dunia di usia 48 tahun. Ulama terkenal humoris ini menghembuskan nafas terakhir di RS Medistra Jakarta pukul 07.40 WITA.

Guru Zuhdi sempat mendapatkan perawatan intensif sejak Jumat kemarin, karena penyakit jantung.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Santuni Anak Panti, Cara Polisi di Tanbu Menepis Stereotip Negatif

Borneo

South Borneo Art Festival: Menikmati Seni Budaya sekaligus Keindahan Alam
apahabar.com

Kalsel

Ganasnya Kebakaran di Banjarmasin; 89 Rumah Hangus, 367 Jiwa Mengungsi
apahabar.com

Kalsel

PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri
apahabar.com

Kalsel

Aksi Polda Kalsel di Tengah Covid-19 Dipuji, Bang Dhin: Itu Membangkitkan Semangat Gotong Royong

Kalsel

Ditutup Selama Pandemi, Sejumlah Fasilitas Publik di Siring Menara Pandang Banjarmasin Lenyap
apahabar.com

Kalsel

Letkol Rahmat Ajak Masyarakat di Tanbu Libatkan Diri Cegah Penularan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Rp5 Miliar Dana Bos Tidak Terserap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com