Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Update Covid-19 di Banjarmasin 10 Mei, Angka Kematian Lebih Tinggi dari Sembuh

- Apahabar.com Minggu, 10 Mei 2020 - 14:44 WIB

Update Covid-19 di Banjarmasin 10 Mei, Angka Kematian Lebih Tinggi dari Sembuh

Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. Foto- dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah pasien meninggal yang terkonfirmasi positif Corona virus disease atau Covid-19, ternyata masih tinggi di Kota Banjarmasin.

Sedikitnya terdapat 18 orang meninggal hingga Minggu (10/5) ini. Angka itu cukup tinggi jika dibandingkan angka kesembuhan di Banjarmasin yang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 24 April lalu.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pengendalian (GTP3) Covid-19 Banjarmasin, angka pasien sembuh baru 15 orang hingga hari ini.

Angka kematian dan kesembuhan ini termasuk dari total 88 kasus positif virus Corona di Banjarmasin.

Sementara, 54 di antaranya sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan.

“Hal yang menjadi perhatian adalah kasus meninggal. Dalam waktu kurun 1 minggu saja ada 10 orang yang meninggal terkonfirmasi positif Corona,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Dengan kondisi itu, Machli berharap bisa menjadi perhatian yang serius bagi warga kota seribu sungai.

Biarlah Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 yang terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) yang bekerja menekan angka positif dan mencegah penyebaran virus Corona.

Warga, lanjut Machli tetap bekerja di rumah sesuai intruksi pemerintah dan mensukseskan pelaksanaan PSBB yang resmi diperpanjang hingga 21 Mei 2020.

“Kami menyampaikan kepada warga kalau berpergian keluar rumah selalu mengenakan masker dan hindari kerumuman massa,” harapnya.

Machli juga meminta untuk warga melaporkan diri ketika memiliki gejala mirip virus Corona.

Misalnya demam tinggi disertai flu, sakit tenggorokan dan kehilangan indra perasa.

“Segera lapor apabila diri sendiri, keluarga dan lingkungan anda punya gejala itu,” tegasnya.

Diketahui untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 38 kasus.

Kemudian Orang Dalam Pengawasan (ODP) menyentuh angka 429 kasus.

Khusus ODP ini mengalami terjun bebas dari seminggu lalu yang mencapai 512 kasus.

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertikaian Berdarah di Pasar Kalindo Berawal dari Saling Tatap
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Maksimalkan Lab Uji Covid-19, Pasien Sembuh Terus Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Melawan, Rampok Sarang Walet di Tala Dihujani Timah Panas
apahabar.com

Kalsel

HUT RI, BMKG Prakirakan Sebagian Kalsel Berawan dan Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Dinsos Balangan Bantu Usaha Warga Miskin, Simak Perinciannya
apahabar.com

Kalsel

Info Covid-19 Kalsel: PDP Merangkak Naik, HSU Relatif Aman
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Jabat Wabup HST, Berry ke SKPD dan Forkopimda
apahabar.com

Kalsel

Buruh Desak Dewan Kalsel Hadirkan Draf Asli UU Cipta Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com