Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Video Syur Mirip Syahirini, Polisi Ungkap Motif Pelaku

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 15:53 WIB

Video Syur Mirip Syahirini, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) memimpin jumpa pers pengungkapan kasus video porno mirip artis Syahrini di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (28/5/2020). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kebencian terhadap Syahrini menjadi motif pemilik akun Instagram @danunyinyir99 menyebarkan video porno mirip dengan sang artis.

“Pengakuan awal yang bersangkutan bahwa ada satu kebencian ke korban,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (28/5).

Setelah diperiksa lebih lanjut, pemilik akun yang berinisial MS tersebut mengaku sebagai penggemar dari salah satu figur publik dan menuding Syahrini telah merebut fans dari idolanya.

“Dia mengaku sebagai idola salah satu figur publik dan menuduh korban ini telah mengambil fans-nya, mengambil orang terdekat dari fans-nya,” ujar Yusri.

Selain itu, MS juga mengunggah video syur mirip Syahrini itu untuk menambah jumlah followers-nya di akun Instagram @danunyinyir99 untuk mendapat iklan (endorse).

“Karena memang follower tersangka ini cukup besar dan itu kerjaannya setiap hari, dia dapat penghasilan dari endorse, makanya ada barang bukti buku tabungan,” ujar Yusri.

MS ditangkap di kediamannya Kediri, Jawa Timur pada Selasa, 19 Mei 2020 oleh tim Subdit IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Setelah ditangkap MS langsung diterbangkan ke Mako Polda Metro Jaya untuk dilakukan penahanan dan menjalani proses hukum.

MS dijerat Pasal 27 dan Pasal 45 Undang-Undang ITE. Tersangka juga dikenakan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Pornografi.

“Dengan ancaman paling lama 12 tahun dan denda Rp250 juta hingga Rp6 miliar,” ungkap Yusri.

Syahrini melaporkan perbuatan MS ke Polda Metro Jaya pada 12 Mei 2020. Syahrini melapor atas dugaan pencemaran nama baik dan pornografi. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Demokrat

Nasional

Partai Demokrat Diguncang Isu Kudeta, AHY Surati Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Seorang Warga Diduga Hanyut Terbawa Banjir
Gunung Sinabung

Nasional

Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter
apahabar.com

Nasional

Tiga KRI Siaga Tempur Menyusul Masuknya 33 Kapal China di Laut Natuna 
apahabar.com

Nasional

Ini Cara Dapatkan Listrik Gratis Selama 6 Bulan
Kakek Bora

Nasional

Viral! Kakek Nikahi Gadis 19 Tahun, Kades: Keduanya Sama Suka
apahabar.com

Nasional

Gempa M 7,1 di Kepulauan Talaud, BNPB: Tidak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Bertambah, Kini 222 Meninggal, 843 Luka, 28 Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com