Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Kalsel

Sabtu, 23 Mei 2020 - 19:42 WIB

Warga Bantaran Sungai Kelayan Kekurangan Air Bersih

rifad - Apahabar.com

Sebagian warga yang tinggal di bantaran Sungai Kelayan sedari pagi hari tadi kekurangan suplai air bersih. Foto-apahabar.com/Eddy Andrianto

Sebagian warga yang tinggal di bantaran Sungai Kelayan sedari pagi hari tadi kekurangan suplai air bersih. Foto-apahabar.com/Eddy Andrianto

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebagian warga yang tinggal di bantaran Sungai Kelayan sedari pagi hari tadi kekurangan suplai air bersih.

Musababnya, aliran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banjarmasin kurang lancar.

Alhasil, Masyarakat setempat terpaksa mengandalkan air sungai untuk kebutuhan mandi dan nyuci.

Seperti pemandangan Sungai Kelayan di Jalan Kelayan A-B, Banjarmasin pada Sabtu (23/5) sore terlihat ramai. Puluhan warga mencuci dan mandi, sebagaimana aktivitas tempo dulu.

Tak pedulikan lalu lalang perahu kelotok, beberapa warga memilih berendam di aliran air yang bersambung dengan sungai Martapura itu.

Menurut H. Haris (37), warga Jalan Kelayan A gang 66 RT 11, Kelurahan Kelayan Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan, keluarganya telah dua hari tidak menggunakan jasa air PDAM, sebab saluran airnya kurang lancar.

Baca juga :  Sekretariat DPRD Kalsel Studi Komparasi ke DPRD Jabar

“Bahkan dari tadi pagi air di rumah saya tidak mengalir. Terpaksa-lah kami mandi di sungai,” ucap H. Haris.

“Kalau air untuk keperluan memasak terpaksa kami pakai air galon,” imbuhnya.

Hal yang sama dilontarkan Nely Fitriani (18. Dengan tersendatnya air PDAM ini, ia terpaksa menyiasati diri dengan membuat bak penampungan air.

Namun bak tersebut tidaklah cukup untuk mandi dan mencuci. Hanya digunakan untuk keperluan dapur dan buang air besar.

Baca juga :  PMI Banjarmasin Krisis Darah, Ayo Donor!  

“Air PDAM selalu mati setiap pagi hari dan sore hari. Kalaupun mengalir, hanya sebentar dan hanya cukup untuk keperluan dapur,” ungkap Nely

Sementara, Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wahid, saat dikonfirmasi mengaku suplai air bersih ke lima kecamatan di kota Banjarmasin sejauh ini lancar.

“Aliran air PDAM ke rumah warga lancar mas. Belum ada kendala. Tapi jika ada warga yang mengaku aliran airnya macet atau tersendat silakan adukan ke nomer whatsapp 0811515146,” pungkasnya.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Beri Kado Istimewa Buat Warga Kelahiran 1 Juli
apahabar.com

Kalsel

Menelusuri Jejak Sumber Gas di Batola
apahabar.com

Kalsel

Penertiban APK Tak Buat Efek Jera
apahabar.com

Kalsel

83 Kasus Karhutla Terjadi di Tanbu, 240 Hektare Lahan Terbakar
Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?

Kalsel

Covid-19 Mewabah, Anggota DPRD HST Malah Kunker ke Kalteng?

Kalsel

Sisa Sampah ‘Cemari’ Kemeriahan Malam Takbiran di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Kenaikan Gaji Guru Honorer Kalsel Jadi Momentum Perbaikan
apahabar.com

Kalsel

Mengenal Rasulullah SAW Jadi Materi Tausiah Habib Asal Semarang di Peringatan Maulid Nabi