Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak

Warganet Ramai Bincangkan Kebocoran Data Tokopedia

- Apahabar.com Minggu, 3 Mei 2020 - 20:51 WIB

Warganet Ramai Bincangkan Kebocoran Data Tokopedia

Ilustrasi Tokopedia. Foto-Tempo/Nufus Nita Hidayati

apahabar.com, JAKARTA – Setelah 15 juta data penggunanya dikabarkan bocor, Tokopedia menjadi ramai dibicarakan warganet, dan menjadi trending topic di Twitter pada Minggu (03/05) siang.

Sejumlah warganet mulai mempertanyakan kebenaran kabar tersebut. “Beneran ni bang ada yang jual data2 diri customer tokopedia? @TokopediaCare @tokopedia,” cuit @gilanghadif.

Ada pula, @sembucko, yang mulai khawatir dengan keamanan data pada akun Tokopedia miliknya. “Mo nanya yang katanya akun tokopedia dijebol, akun gue pake email lama yang udah ga dipake terus gapernah setting password aman ga sih??”

Lebih dari itu, @bhrediptas bahkan mempertanyakan data apa saja yang telah dikumpulkan Tokopedia.

“Terus selain nanya data kamu diretas, kayanya juga worth to ask, data apa aja yg Tokopedia kumpulin dan siapa yg nerima data kamu,” ujar dia.

Keresahaan soal keamanan data juga dirasakan traveller dan blogger @aMrazing. Dia meminta Tokopedia mengimbau para pengguna untuk mengganti password.

“Ini @tokopedia nggak mau nge-blast ke semua user untuk ganti password sebagai langkah pencegahan? Ayo bergerak, jangan promo jualan saja. You guys NEED to do something. NOW,” cuit @aMrazing

Cuitan @aMrazing mendapat respons dari @TokopediaCare, yang mengatakan bahwa “Tokopedia secara berkala melakukan imbauan kepada pengguna untuk tetap mengganti password akun Tokopedia sebagai langkah pencegahan demi kenyamanan bertransaksi online.”

Data 15 juta pengguna Tokopedia dikabarkan bocor, Sabtu (02/05) malam. Dari pantauan Vaksin.com, menurut Alfons, data pengguna yang bocor bahkan melebihi dari angka tersebut, mencapai data 91 juta pengguna yang disebarkan dan dijual di dark web.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Minggu siang, Tokopedia memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran. Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit terjaga keamanannya.

“Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga keamanannya,” ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak dalam keterangan tertulis dikutip dari Tempo.

Sebelumnya, Nuraini Razak membenarkan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna platformnya. Namun, perseroan memastikan informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi.

“Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan,” ujar Nuraini.(Ant/Tmp)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Disebut Penyembuh Kanker Payudara, Kenali 3 Jenis Tanaman Bajakah
apahabar.com

Gaya

Puasa Sembuhkan Maag? Ini Kata Dokter
apahabar.com

Gaya

Bamega Lounge dan Terrace, Tempatnya Para Eksekutif Muda Nongkrong
apahabar.com

Gaya

Wow, Baru Berumur 21 Tahun, Wanita Ini Jadi Orang Kaya Termuda di Dunia
apahabar.com

Gaya

Banjarmasin Gencar Sosialisasikan Waspada DBD

Gaya

Iqbaal Si Dilan Dikabarkan CLBK dengan ‘Milea-nya’, Vanesha Prescilla Kah?
apahabar.com

Gaya

Dosen IPB Buat Formula Anti Penuaan Dini dengan Batang Nyirih
apahabar.com

Gaya

Punya Daging Sapi? Yuk Bikin Kebab Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com