Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Waspada, Warga Banjarmasin Diancam Kluster Baru Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 26 Mei 2020 - 14:35 WITA

Waspada, Warga Banjarmasin Diancam Kluster Baru Covid-19

ilustrasi PSBB banjarmasin. Fotoapahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus terkonfirmasi positif virus Corona di Kota Banjarmasin melonjak hingga 223 pasien.

Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin menyebut lonjakan ini dari wilayah penyebaran atau kluster lama.

Namun ada satu kluster baru muncul. Yakni di Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin Timur.

Dilaporkan di Kelurahan Sungai Bilu terdapat 17 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Angka tersebut paling banyak dibandingkan kelurahan lainnya di ibu kota Kalsel itu.

“Kluster Sungai Bilu ini juga menjadi perhatian kami, sepertinya angka terus melonjak dan perlu diantisipasi,” ujar Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Selasa (26/5).

Ibnu menyampaikan selain Sungai Bilu, kluster lama lainnya seperti jemaah dari Gowa, Sentra Antasari dan Kelurahan Pekapuran pun tak luput dari sorotan Tim Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin.

Sebab, Ibnu khawatir dari kluster tersebut masih sangat membahayakan untuk perkembangan percepatan penanganan Covid-19.

Di lain sisi, cuma ada dua kelurahan yang masih zona hijau atau terbebas dari infeksi virus Corona.

Kedua kelurahan tersebut adalah Alalak Tengah dan Kertak Baru Ulu.

“Makanya skala kecil penanganan kasus Corona di tingkat kelurahan menjadi penting bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Ibnu bilang grafik kurva kasus Covid-19 di Banjarmasin seperti jalan ditempat alias datar.

Sebab, penularan wabah Covid-19 di Banjarmasin diprediksi belum sampai puncaknya.

Makanya, lanjut Ibnu mengimbau warga untuk jangan alergi dengan melonjaknya kasus Covid-19 ini.

Sebab semua temuan kasus tersebut, hasil dari tracking dari petugas kesehatan yang dibantu oleh TNI dan Polri.

“Bisa saja grafik kasus ini dilandaikan, tapi yang kita inginkan cari terus sampai ketemu sesuai dengan kaidah epidemiologi,” ucapnya.

Dengan begitu, Ibnu mengharapkan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid ketiga ini berlangsung dengan baik.

Harapan tersebut bisa berjalan apabila tidak ada lagi orang yang masuk ke Kota Seribu Sungai.

“Saya juga khawatir jika bandara dibuka dan PSBB di kabupaten/kota tak efektif jadinya ada penularan lagi,” tuturnya mengakhiri.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Manchester United

Sport

Link Live Manchester United Vs Wolves, Menanti Pesta Setan Merah!
apahabar.com

Tak Berkategori

Budi Gunadi ‘Depak’ Terawan dari Posisi Menkes, Netizen Bereaksi
apahabar.com

Tak Berkategori

Bhayangkari Kalsel Ikuti Peringatan HKGB Ke-68 Secara Virtual

Tak Berkategori

PAW Legislator Golkar di DPRD HST, Posisi Saban Effendi Diganti
apahabar.com

Tak Berkategori

Memanjakan Mata ke Wisata Alam Pulau Bakut

Tak Berkategori

Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter, Kodim 1022/TNB Gelar Penataran Bela Negara
RSID

Tak Berkategori

RS Idaman Banjarbaru Akui Kesalahan, Keluarga Pasien: Kami Tetap Dirugikan

Tak Berkategori

Lirikan Ananda Usai Ditetapkan Paslon di Pilwali Banjarmasin: Kami Siap Menang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com