KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

Posko Kampung Tangguh Banua Sungai Andai, Ada Rumah Karantina dari Swadaya Masyarakat

- Apahabar.com Selasa, 16 Juni 2020 - 22:57 WIB

Posko Kampung Tangguh Banua Sungai Andai, Ada Rumah Karantina dari Swadaya Masyarakat

Posko PSBK dinamai dengan Kampung Tangguh Banua Sungai Andai dan didirikan sejak tanggal 1 Juni 2020. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Demi mencegah penyebaran virus Covid-19, warga Jalan Jeruk Purut RT 69, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara menginisiasi pendirian posko Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK).

Posko PSBK itu dinamai dengan Kampung Tangguh Banua Sungai Andai dan didirikan sejak tanggal 1 Juni 2020.

Ketua RT 69, Fahruddin mengatakan, inisiatif pendirian Kampung Tangguh Banua itu berangkat dari kecemasan dirinya pribadi serta warga setempat terkait penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif.

“Kami takut kalo sampai ada warga yang terpapar, apalagi di sini cukup padat penduduk, lebih 1.000 kepala keluarga yang tinggal di RT sini,” kata Fahruddin.

Dikatakan Fahruddin, dalam pelaksanaannya, posko Kampung Tangguh Banua di Sungai Andai itu berperan untuk selalu menghimbau serta mengedukasi warga agar selalu mendisiplinkan diri mengamalkan protokol kesehatan, seperti menjaga kebersihan atau cuci tangan dengan sabun serta tidak lupa menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Pun dengan warga luar yang ingin masuk ke kawasan tersebut, para relawan posko akan dengan sigap memeriksa kartu tanda penduduk serta selalu menscanning suhu tubuh menggunakan thermo gun.

“Warga luar yang masuk juga kita tanyai, apa kepentingannya, kalau hanya untuk bertamu dan tidak terlalu penting, maka akan kami minta untuk kembali. Selain itu, waktu untuk bertamu juga kami batasi,” katanya.

“Selain itu, sebelum masuk suhu tubuhnya juga kita periksa, jika melebihi suhu 36 derajat celcius maka akan kita suruh kembali,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, di sana pihaknya juga menyiapkan rumah karantina apabila ada ditemukan warga yang dinyatakan reaktif virus Covid-19.

“Ada satu rumah warga yang kosong yang  diswadayakan oleh pemiliknya agar menjadi ruang karantina. Jadi semisal ada warga yang reaktif maka akan kita karantina sementara di sana, menunggu hingga hasil tes swab atau langkah selanjutnya,” katanya.

Bahkan, di posko itu juga tersedia dapur umum yang disiapkan untuk para relawan serta masyarakat.

Semua yang dilakukan, kata Fahruddin merupakan hasil murni dari swadaya dan tingkat kesadaran yang tinggi warga setempat.

Kepala Unit Relawan Cepat Kampung Tangguh Banua Sungai Andai, Ardiansyah menambahkan jika di sana terdapat puluhan orang relawan yang siap untuk membantu pengamanan serta membantu andai kata ditemukan warga yang sakit.

Para relawan juga setiap harinya selalu siaga jika diminta untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

“Tak hanya untuk warga sini, jika diminta oleh pihak kelurahan untuk menyemprot di luar RT ini, relawan kami juga siap,” katanya.

Atas inisiatif dan kesadaran tinggi warga setempat, Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Suchandi Achmadi sangat mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, hanya dengan langkah-langkah seperti itu lah wabah Covid-19 ini bisa diminimalisir.

“Kita dari pihak kepolisian sangat mengapresiasi kesadaran warga yang tinggi ini. Hal seperti ini yang kita inginkan ada di warga kita. Apalagi di sini penduduknya padat dan ramai sekali, kalau tidak dengan langkah seperti ini maka akan sangat sulit melakukan penanganan wabah Covid-19 ini,” katanya.

Gita berharap, agar hal-hal serupa juga bisa diikuti oleh warga yang ada di kawasan lain, tak hanya di Banjarmasin, tapi juga seluruh kabupaten di Kalimantan Selatan.

Apresiasi dan dukungan juga disampaikan oleh Juru Bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

“Kita sangat apresiasi dan memberi penghargaan yang luar biasa untuk warga di sini. Bisa kita lihat dengan langkah konkrit seperti ini, wilayah Jeruk Purut di sini masih belum ditemukan kasus positif Covid-19, semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini bisa tertular ke masyarakat lain,” katanya.

apahabar.com

Ketua RT 69, Fahruddin. Foto- Istimewa

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hadiri Workshop Humas Polda Kalsel, Ketua YKB Ungkap Pentingnya Foto dan Video ‘Bicara’
apahabar.com

Kalsel

Tak Kunjung Dijemput, Motor Milik Pembalap Liar Terancam ‘Disita’ Negara
apahabar.com

Kalsel

Kantor Desa Baroqah “Libur” Dadakan, Camat Bakal Sanksi Kades
apahabar.com

Kalsel

King Kobra dan Pyton Dilepasliarkan di Kotabaru

Kalsel

VIDEO: Tim SAR Berhasil Temukan Pelajar yang Tenggelam di Karang Mumus
apahabar.com

Kalsel

Pasutri Pengedar Narkoba di Tanah Bumbu Digulung Petugas
apahabar.com

Kalsel

Begini Sosok Ustaz Arifin Ilham di Mata Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Denda Wajib Masker, Sukhrowardi: Jangan Menakuti Warga Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com