BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

5 Kunci Menjaga Keamanan Makanan

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 06:15 WIB

5 Kunci Menjaga Keamanan Makanan

Ilustrasi makanan sehat. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Mengonsumsi makanan bergizi seimbang setiap hari dan disiplin terhadap kebersihan merupakan kebiasaan baru yang diterapkan masyarakat selama pandemi COVID-19.

Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center (SEAFAST), Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, Msi menyampaikan bahwa dalam penerapan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat memiliki dua komponen utama yakni makan dengan gizi seimbang dan memperhatikan keamanan pangan.

Dalam menjaga keamanan pangan, setidaknya ada 5 hal yang harus diterapkan oleh masyarakat, sesuai dengan standar WHO dan BPOM di Indonesia.

Pertama, cucilah tangan, peralatan masak dan bahan makanan segar sebelum mengolah makanan.

Hal tersebut berfungsi untuk menghindari adanya droplet yang menempel pada sayuran atau bahan pangan lainnya. Mencuci tangan juga harus dilakukan setiap saat, tidak hanya saat ingin makan atau pulang dari bepergian saja.

“Yang kedua, pisahkan bahan pangan mentah dan yang sudah dimasak. Banyak bahaya dari mikroba-mikroba yang terdapat pada pangan mentah yang menjadi penyebab penyakit lain. Kalau dicampur, yang sudah dimasak bisa terkontaminasi,” kata dr. Nuri dalam Kelas Jurnalis Nestle Indonesia, Rabu (17/6).

Ketiga, masaklah bahan makanan hingga benar-benar matang. Proses memasak ini dapat membunuh virus dan kuman yang menempel pada bahan pangan.

“Masak dapat membunuh mikroorganisme. Misalnya, dalam sebuah panci yang memasak itu orang tanpa gejala, terus dia mengeluarkan droplet ke dalam panci. Masak dengan air yang mendidih akan membunuh mikroorgani itu,” jelas dr. Nuri.

Kunci keempat adalah menyimpan makanan sesuai dengan suhu aman yang dianjurkan. Misalnya, dalam produk frozen food, biasanya tertera anjuran untuk menyimpan makanan pada suhu tertentu.

Terakhir adalah selalu gunakan air dan bahan makanan yang aman, yang bebas dari cemaran fisik (kerikil, steples), biologis (rasak dan bau menyimpang), kimia berbahaya (pestisida, herbisida), dan menggunakan air jernih yang tidak berbau dan berasa.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Oppo Segera Membawa Reno4 F ke Indonesia
Chip Langka

Gaya

Chip Langka, Harga Ponsel Baru Terancam Naik
apahabar.com

Gaya

Jangan Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Hal Ini Saja!
apahabar.com

Gaya

Uniknya, Pengantin Ini Gelar Resepsi Pernikahan Drive Thru
apahabar.com

Gaya

Dukung PJJ, Advan Liris Nasa Plus

Gaya

Fakta WhatsApp Bisa ‘Mati Suri’ Tak Lama Lagi
apahabar.com

Gaya

Pakai Kardus, Pemuda Vietnam Motor Bebek Layaknya Moge
apahabar.com

Gaya

Operator Seluler Berbagi Paket Promo Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com