Update Banjir HSU, 9 Kecamatan Mulai Terendam Banjir Kalsel Meluas, Kemensos RI Kirim Bantuan 10 Kontainer Logistik Ibnu Sina Beberkan Fakta Terbaru Penundaan Pelantikan Sekdakot Banjarmasin Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa Saksi Baru, Pejabat Bank Kalsel Korupsi Bupati HSU: KPK Cecar Pendiri Ponpes-Swasta soal Mobil

5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman

- Apahabar.com     Sabtu, 6 Juni 2020 - 19:18 WITA

5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar bersama jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel di Bandara Syamsudin Noor, Sabtu petang. Foto-apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Operasi penangkapan sejumlah teroris di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan akhirnya diungkap Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Total lima orang diamankan.

Mereka diduga kuat masih berkaitan dengan pelaku penyerangan tunggal atau lone wolf di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS), 1 Juni kemarin.

“Ya memang beberapa (orang) itu sedang didalami oleh pihak kepolisian penegak hukum kita, (mereka) sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang mana dari hasil pemeriksaan (ada dugaan), karena ada rekan-rekan yang kita ambil keterangannya yang mengarah (pada mereka) punya peran terhadap tersangka untuk melakukan tindakan penyerangan,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar ditemui di VIP room Bandara Syamsudin Noor, Sabtu (6/6) petang.

Boy tak menampik jika mereka yang diamankan diduga terlibat jaringan terorisme. Namun semua dikatakannya masih diselidiki lebih dalam oleh kepolisian.

“Kurang lebih ada 4 atau 5 orang (yang diamankan) untuk keterlibatannya bagaimana itu masih diselidiki. Diduga terlibat jaringan tapi nanti (jelasnya) kalau pemeriksaan sudah selesai ya,” terangnya.

Meski begitu, ditegaskannya Kalimantan Selatan masih belum zona merah sekalipun sejumlah warganya terpapar paham radikalisme.

“Insyaallah enggak (zona merah) kita tidak ingin begitu, kita hanya perlu menjaga, meningkatkan kewaspadaan daerah terhadap adanya paham yang salah agar anak muda tidak mudah terpengaruh,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel, Hafiz Anshari mengatakan Kalsel bukan zona aman dari kegiatan teror.

“Kita banyak informasi dan pencerahan dari BNPT terkait pengamanan, dan pertemuan ini menyadarkan kita kalau Kalsel bukan zona aman dari kegiatan teroris,” ucapnya.

MUI, kata dia, memiliki kesamaan pandangan dengan BNPT. Bahwa gerakan terorisme ini merupakan kejahatan besar. Sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan.

“Peran Ulama sangat diperlukan
apabila memang kegiatan teror itu bersumber dari paham keagamanan, jadi tidak ada cara selain meluruskan paham keagaamaan tersebut,” terangnya.

Menurutnya, apapun alasan pembunuhan yang mengatas namakan agama itu tidak dibenarkan.

“Anak anak muda mudah terpapar paham ini. Saya harap ulama dan pihak pihak yang menginginkan Indonesia tenang dan damai harus bersama sama melakukan kegiatan pelurusan paham tersebut,” pungkasnya.

“Selain tanbu ada di daerah lain yang pasti masih dlm kalsel. Soal Jaringan kita blm bs sebutkan dulu”

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jembatan Alalak Baru

Dinas PUPR Kalsel

Jembatan Alalak Baru Segera Rampung: Safrizal: Cable Stayed Lengkung Pertama di Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Kades Jirak Ditembak Mati, Tabalong Siapkan Pengganti
apahabar.com

Kalsel

Di Kampung Tangguh Desa Ambungan, Kapolda Kalsel Puji Penanganan Covid-19 Tala
Banjarmasin

Kalsel

Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg
apahabar.com

Kalsel

Dinsos Kalsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pekapuran
apahabar.com

Kalsel

Pulihkan Ekonomi, Kelompok Pengrajin di Sei Hanyar Tabalong Dibantu Mesin Penumbuk Purun
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Potensi Desa Ajung Balangan, dari Gunung Hauk hingga Madu Lokal
apahabar.com

Kalsel

BNNK Balangan Peringati HANI 2019, Ajak Perangi Narkoba 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com