Detik-Detik Longsor Maut di Desa Batu Bini HSS Timbun 4 Pencari Batu Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Tangkap Kakak Beradik Pemilik 2,1 Kg Sabu-Sabu Selama Idulfitri, PDAM Bandarmasih Pastikan Pasokan Aman Dewan Minta Pemkot Banjarbaru Lebih Peka Permasalahan Warganya, Simak Penjelasan Wali Kota Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 10:41 WIB

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan

Jemaah dengan jumlah terbatas melaksanakan salat dengan menjaga jarak di Masjidil Haram, Makah, Selasa (5/5). Selama pandemi Covid-19 kerajaan Arab Saudi menutup akses kedua masjid suci dari umum. Foto-Saudi Press Agency via Reuters

apahabar.com, JEDDAH – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi resmi mencabut aturan jam malam di seluruh kerajaan sejak Minggu (21/6). Kendati demikian umrah masih ditangguhkan.

Jam malam telah dicabut di seluruh negeri, termasuk di Makah dan Jeddah. Sebelumnya, Makah dan Jeddah selalu dalam penguncian dan penduduk hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan mendesak.

“Semua kegiatan ekonomi dan komersial akan diizinkan beroperasi dengan syarat, mereka benar-benar mematuhi tindakan pencegahan virus,” kata Kementerian Dalam Negeri Saudi, dilansir dari Saudi Gazette, Senin (22/6).

Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan mengatakan, new normal mengizinkan tukang cukur dan salon kecantikan kembali dibuka. Laki-laki sudah bisa mengunjungi tukang cukur dan perempuan sudah bisa kembali mengunjungi salon sejak Minggu (21/6).

Kendati demikian lanjut Kementerian Dalam Negeri, larangan untuk umrah dan penerbangan internasional masih tetap ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Selain itu perbatasan darat dan laut Saudi juga masih tetap ditutup.

“Kami meminta semua warga dan penduduk untuk mengunduh aplikasi Tabaud dan Tawakkalna untuk menerima instruksi kesehatan terbaru tentang virus corona,” ujar Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian juga kembali menekankan tentang langkah-langkah jarak sosial yang harus benar-benar dipatuhi. Perkumpulan orang tidak izinkan lebih dari 50 orang.

“Orang-orang juga harus mengenakan masker setiap saat ketika mereka keluar dari rumah ke tempat umum. Mereka yang melanggar salah satu tindakan pencegahan akan dihukum,” ujar kementerian memperingatkan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Teks Khotbah Id dari MUI: Menguatkan Silaturahim Idulfitri
apahabar.com

Habar

Jelang Haul ke 14 Guru Sekumpul, Relawan Banjabaru Bahas Jalur Dilewati Jemaah
Sejumlah Larangan Posko Induk Saat Haul ke 15 Guru Sekumpul

Habar

Sejumlah Larangan Posko Induk Saat Haul ke 15 Guru Sekumpul
Ilustrasi. Masjidil Haram. Foto-Istimewa

Habar

Sambut 50 Ribu Jemaah, Kapasitas Masjidil Haram Ditingkatkan
apahabar.com

Habar

NU dan Muhamamdiyah Upayakan Percepatan Pembayaran Zakat
apahabar.com

Habar

Radius 4 KM dari Pusat Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul Steril dari APK
apahabar.com

Habar

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan
apahabar.com

Habar

Mengapa Orang Nusantara Banyak Masuk Islam? Simak Penjelasan 3 Teori Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com