Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram Nomor Urut Diundi, Cuma 1 Paslon Pilwali Banjarmasin Taat Prokes! Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 10:41 WIB

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan

Jemaah dengan jumlah terbatas melaksanakan salat dengan menjaga jarak di Masjidil Haram, Makah, Selasa (5/5). Selama pandemi Covid-19 kerajaan Arab Saudi menutup akses kedua masjid suci dari umum. Foto-Saudi Press Agency via Reuters

apahabar.com, JEDDAH – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi resmi mencabut aturan jam malam di seluruh kerajaan sejak Minggu (21/6). Kendati demikian umrah masih ditangguhkan.

Jam malam telah dicabut di seluruh negeri, termasuk di Makah dan Jeddah. Sebelumnya, Makah dan Jeddah selalu dalam penguncian dan penduduk hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan mendesak.

“Semua kegiatan ekonomi dan komersial akan diizinkan beroperasi dengan syarat, mereka benar-benar mematuhi tindakan pencegahan virus,” kata Kementerian Dalam Negeri Saudi, dilansir dari Saudi Gazette, Senin (22/6).

Baca juga :  Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan

Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan mengatakan, new normal mengizinkan tukang cukur dan salon kecantikan kembali dibuka. Laki-laki sudah bisa mengunjungi tukang cukur dan perempuan sudah bisa kembali mengunjungi salon sejak Minggu (21/6).

Kendati demikian lanjut Kementerian Dalam Negeri, larangan untuk umrah dan penerbangan internasional masih tetap ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Selain itu perbatasan darat dan laut Saudi juga masih tetap ditutup.

Baca juga :  Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan

“Kami meminta semua warga dan penduduk untuk mengunduh aplikasi Tabaud dan Tawakkalna untuk menerima instruksi kesehatan terbaru tentang virus corona,” ujar Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian juga kembali menekankan tentang langkah-langkah jarak sosial yang harus benar-benar dipatuhi. Perkumpulan orang tidak izinkan lebih dari 50 orang.

“Orang-orang juga harus mengenakan masker setiap saat ketika mereka keluar dari rumah ke tempat umum. Mereka yang melanggar salah satu tindakan pencegahan akan dihukum,” ujar kementerian memperingatkan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Update Haul Guru Sekumpul ke 15:Relawan Posko Induk Sibuk Pasang Rambu Penunjuk Arah
apahabar.com

Habar

Kemenkes Tambah Tenaga Kesehatan untuk Jemaah Haji
apahabar.com

Habar

Pendaftaran Haji Dibuka Online, Syaratnya Diperketat
apahabar.com

Habar

Ketua Fatwa MUI Sarankan Tidak Bertamu Usai Salat Id
apahabar.com

Habar

Jelang Haul, PD Pasar Bauntung Batuah Beri Sanksi Ini Bagi Pedagang yang “Menaikkan Harga”
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Terima Warga Asing Masuk Negaranya, Bagaimana dengan Umrah?
apahabar.com

Habar

Kantong Parkir Posko Ami B Siap Tampung 600 Unit Mobil
apahabar.com

Habar

Syiar Islam dari Masjid Lautze
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com