Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Lanjutkan Tren Positif

- Apahabar.com Senin, 8 Juni 2020 - 12:25 WIB

Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Lanjutkan Tren Positif

Karyawan menghitung uang rupiah di Bank Mandiri Syariah, Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin ini, (8/6), diprediksi masih melanjutkan tren positif.

Pada pukul 9.52 WIB, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp13.898 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.878 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan hari ini kemungkinan sentimen positif masih akan mendorong penguatan aset-aset berisiko.

“Data tenaga kerja AS, Non-Farm Payrolls dan tingkat pengangguran bulan Mei, yang dirilis Jumat malam, yang hasilnya di luar dugaan lebih bagus dari proyeksi, menjadi faktor pemicu baru pembelian aset-aset berisiko,” ujar Ariston di Jakarta, Senin.

Data NFP AS per Mei menunjukkan, pertambahan jumlah orang yang dipekerjakan di luar sektor pertanian dan pemerintahan sebesar 2,5 juta orang, padahal sebelumnya para analis memperkirakan terjadi pengurangan sebesar 7,7 juta. Tingkat pengangguran pun turun menjadi 13,3 persen, dari sebelumnya 14,7 persen.

Menurut Ariston, data tenaga kerja AS yang lebih baik tersebut karena kebijakan AS yang sudah mulai membuka perekonomiannya meskipun masih terkena wabah.

“Pasar pun masih berekspektasi positif terhadap upaya pembukaan ekonomi di negara-negara pandemi yang lain,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Ariston, belum terjadinya eskalasi ketegangan AS dan China kembali yang berpotensi juga membantu sentimen positif hari ini.

“Rupiah kemungkinan masih berpotensi menguat hari ini dengan sentimen positif tersebut,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp13.700 per dolar AS dan potensi resisten Rp14.000 per dolar AS.

Pada Jumat (5/6) lalu, rupiah menguat 217 poin atau 1,54 persen menjadi Rp13.878 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.095 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekonom Kalsel: Bagasi Pesawat Berbayar Berpotensi Matikan Usaha Kecil
apahabar.com

Ekbis

BUMN Dilarang Bagi-Bagi Souvenir Saat RUPS
apahabar.com

Ekbis

Cegah Covid-19, Bank Mandiri Kurangi Jam Operasional Cabang
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Rupiah Rabu Pagi Ini Stagnan
apahabar.com

Ekbis

Aksi Buru Saham Murah, Simak Dampaknya pada IHSG Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

PLN Umumkan Golongan yang Terima Stimulus Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Terdongkrak Kebijakan The Fed Turunkan Suku Bunga
apahabar.com

Ekbis

Pertamax Cs Turun, Pengusaha Kalsel Kecipratan Untung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com