Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Bakteri Listeria Ditemukan di Jamur Enoki, Simak Anjuran BKP

- Apahabar.com Sabtu, 27 Juni 2020 - 20:58 WIB

Bakteri Listeria Ditemukan di Jamur Enoki, Simak Anjuran BKP

Ilustrasi Jamur Enoki yang mengandung bakteri listeria monocytogenes. Foto-Tribunnews Maker

apahabar.com, JAKARTA – Jamur enoki yang dipasok dari Korea Selatan dianggap menjadi sumber penyebaran infeksi bakteri Listeria. Hal itu terungkap dari hasil pengujian laboratorium.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Dr Ir Agung Hendriadi MEng, mengatakan sampel jamur ini telah dilakukan pengujian di laboratorium PT Sarawati Indo Genetech.

Pada tanggal 21 April 2020 dan 26 Mei 2020 telah dilakukan sampling oleh petugas OKKPP.

Hasil pengujiannya, terdapat 5 lot tidak memenuhi persyaratan karena terdeteksi mengandung bakteriL. monocytogenes dengan kisaran 1,0×104 hingga 7,2×104 colony per gram.

“Ini melewati ambang batas,” ujar dia seperti dilansir kompas.com.

Oleh sebab itu, berdasarkan UU pangan No 18/2012 Pasal 90, PP 86/2019 Pasal 28 dan Permentan 53/2018, Badan Ketahanan Pangan (BKP) mengambil langkah-langkah sebagai berikut.

1. Produk ditarik dan dimusnahkan

BKP memerintahkan kepada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd, Korea Selatan.

Perintah ini telah ditetapkan melalui Surat Kepala BKP kepada Direktur PT Green Box Fresh Vegetables tertanggal 18 Mei 2020, tentang penarikan produk.

Serta, Agung mengatakan, pemusnahan sejumlah 1.633 karton dengan berat 8.165 kilogram, dilakukan pada tanggal 22 Mei dan 19 Juni 2020 di PT Siklus Mutiara Nusantara, Bekasi. Pada pemusnahan ini dihadiri oleh perwakilan dari pelaku usaha dan BKP.

2. Pengawasan produk jamur enoki asal Korea Selatan

Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP) semua daerah diperintahkan untuk melakukan pengawasan terhadap jamur enoki asal Korea Selatan.

Perintah pengawasan ini juga telah dikirimkan melalui surat Kepala BKP kepada kepala dinas yang menangani pangan tingkat provinsi seluruh Indonesia.

Selain itu, Badan Karantina Pertanian juga diminta untuk melakukan peningkatan pengawasan keamanan pangan jamur enoki asa Korea Selatan tersebut.

3. Notifikasi kepada produsen

Menindaklanjuti kontaminasi yang membahayakan ini, negara produsen telah dikirimkan notifikasi agar dilakukan corrective action.

4. Pendaftaran produk

Agar aman dan dapat dicermati oleh masyarakat, maka importir jamur enoki diminta agar mendaftarkan produknya ke OKKPP.

5. Masyarakat perlu cermat

Perihal konsumsi jamur enoki ini oleh masyarakat. Badan Ketahanan Pangan mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam membeli produk pangan, khususnya pangan segar asal tumbuhan (PSAT).

“Pilih pangan yang sudah terdaftar atau ditandai dengan nomor PSAT,” ujar dia.

6. Mengimbau pelaku usaha

Agung berkata, kepada pelaku usaha jamur enoki ini, upayakan praktik sanitasi Higiene di seluruh tempat dan rantai produksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Menerapkan langkah sanitasi untuk mencegah kontaminasi silang dan melakukan pengujian laboratorium jika diperlukan,” jelas dia.

Pisahkan jamur enoki yang diimpor dari Green Co Ltd dan mengembalikan kepada distributor untuk ditangani lebih lanjut.(Kps)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Benarkah Anak Terlahir Caesar Sistem Imunnya Terganggu?
apahabar.com

Gaya

Viral, Nama Anak Unik Panjang Capai 50 Huruf
apahabar.com

Gaya

Vebby Palwinta Tetap Gelar Pernikahan di Tengah Wabah Covid-19
apahabar.com

Gaya

Suhu Udara Panas? Lakukan Hal Ini Agar Tetap Bugar
apahabar.com

Gaya

Gaji Cuma Rp4 Juta, Apa Penting Beli Sepeda?
apahabar.com

Gaya

Ingin Umur Panjang, Ini Cara Orang Super Kaya!
apahabar.com

Gaya

Bottle2Fashion, Inisiatif Pemanfaatan Daur Ulang Botol Plastik untuk Fesyen
apahabar.com

Gaya

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com