Resmi! Paman Birin Sandang Gelar Doktor Kehormatan dari ULM Sosok Promotor Pemberian Gelar Doktor Kehormatan Paman Birin Bukan Orang Sembarangan Tempo Dua Bulan, Polres Tala Ungkap Puluhan Tersangka Kasus Narkoba Kebakaran di Pampanan, INAFIS Polres Tabalong Turun Tangan Kios di Tapin Terbakar, Satu Orang Jadi Korban

Balai PPW Kalsel Sasar Penataan Kawasan Kumuh Lewat Program Kotaku

- Apahabar.com     Kamis, 25 Juni 2020 - 16:03 WITA

Balai PPW Kalsel Sasar Penataan Kawasan Kumuh Lewat Program Kotaku

PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Kalsel, Noor Dewi Sari. sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Kalimantan Selatan mulai mengintervensi daerah-daerah yang masuk dalam kawasan kumuh. Ada dua fokus pengerjaan yaitu pada skala kawasan dan skala lingkungan.

“Berdasarkan SK bupati atau walikota penerima program Kotaku (Kota tanpa kumuh),” ucap PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Kalsel, Noor Dewi Sari saat dijumpai di kantornya, Kamis (25/6) siang.

Program ini dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dengan berkolaborasi bersama pemerintah provinsi serta daerah. Pada program ini, terdapat tujuh indikator yang digunakan dalam penuntasan kawasan kumuh.

“Yaitu keteraturan bangunan, persampahan, jalan lingkungan, drainase, air minum, limbah, dan proteksi kebakaran,” sebut Dewi.

Pada skala kawasan yang telah berjalan secara kontraktual yaitu peningkatan kualitas kumuh di RK3 Kelayan Barat Banjarmasin. Selanjutnya adalah penanganan pada kawasan pesisir di Kotabaru.

“Yang mau dilelang satu lagi untuk peningkatan kualitas kumuh di pesisir Rampa Kotabaru,” lanjutnya.

Pada proyek ini, anggaran yang dikeluarkan mencapai ratusan miliar secara keseluruhan. Untuk RK3 Kelayan Barat dianggarkan kontrak senilai Rp40,58 miliar, sedangkan proses lelang di Kotabaru dengan pagu sekitar Rp54 miliar.

“Usulan dari pemerintah daerah dan ini dana dari Bank dunia (world bank),” jelasnya

Sedangkan pada skala lingkungan, pemerintah menganggarkan dana dampingan sebesar Rp1 miliar per kelurahan. Di Kalsel sendiri beberapa daerah di antaranya yaitu Kabupaten Banjar (Kecamatan Martapura, Kelurahan Tanjung Rema dan Murung Kenanga), Kabupaten Barito Kuala (Kecamatan Marabahan, Kelurahan Marabahan Kota), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Kecamatan Barabai dengan Kelurahan Barabai Barat) serta Kabupaten Tabalong (Kecamatan Murung Pudak, Kelurahan Belimbing Raya).

“Pekerjaan skala lingkungan ini tergantung kebutuhan di lokasi. Bisa drainase, jalan paping atau pengadaan Ipal komunal (instalasi pengolahan air limbah),” bebernya

Tahun ini Kalsel menargetkan 5 kelurahan untuk pengerjaan program Kotaku. Sehingga apabila dihitung kasar, total kontrak sebesar Rp5 miliar.

“Kalau skala kawasan di 2020 dan 2021, sedangkan skala lingkungan harus selesai tahun ini,” imbuhnya

Pandemi Covid-19 tidak begitu menimbulkan kendala dalam pelaksanaan program Kotaku. Protokol kesehatan tetap dipatuhi sesuai ketetapan yang berlaku.

“Kalau kendala secara progress tidak ada. Insya Allah masih dalam on the track,” tutupnya

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Kalsel

Lembur Malam Tahun Baru, Ribuan Petugas Kebersihan Banjarmasin Diimingi Cuan
apahabar.com

Kalsel

Tambahan 55.321 Sampul Pemilu Diterima KPU Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Masa Jabatan Berakhir, Bupati Banjar Ogah Perpanjang Masa Jabatan Teguh Imanullah Sebagai Dirut PD Baramarta
apahabar.com

Kalsel

Pantau Gudang Bulog, Bang Dhin: Ratusan Ton Gula Siap Meluncur
apahabar.com

Kalsel

Terjebak Macet, Kadinkes Kalsel Terpaksa Jalan Kaki 3 Km
apahabar.com

Kalsel

DKPP RI Segera Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik di KPU Banjar
apahabar.com

Kalsel

Bandara Syamsuddin Noor Segera Berstatus Bandara Internasional
Dewan Kalsel

Kalsel

Dewan Kalsel Dukung SKB 3 Menteri Soal Aturan Berpakaian di Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com