Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Banjarbaru Zona Merah, Resepsi Pernikahan Boleh Digelar?

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 15:46 WIB

Banjarbaru Zona Merah, Resepsi Pernikahan Boleh Digelar?

Masyarakat dibolehkan mengadakan resepsi pernikahan dengan memperhatikan dua syarat penting, termasuk di Banjarbaru. Foto-Instagram @thebridedept

apahabar.com, BANJARBARU – Sekalipun maklumat kapolri dicabut, tak serta merta resepsi pernikahan bebas digelar.

Pasalnya, pengumpulan massa dapat dilakukan jika daerah tersebut bukan termasuk zona merah atau oranye.

apahabar.com

Kasubag Humas, Iptu Tajudin Noor. Foto-apahabar.com/Fida

“Maklumat kapolri sudah dicabut artinya memang ini boleh melakukan kegiatan kegiatan yang sifatnya keramaian tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan ada batasan batasan apalagi daerah daerah yang masih merah atau oranye,” ujar Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubag Humas, Iptu Tajudin Noor kepada apahabar.com, Selasa (30/6) siang.

Artinya jika daerah itu masuk zona oranye bahkan merah, dipastikan warga daerah itu belum bisa menggelar resepsi pernikahan.

“Maklumat yang dicabut itu artinya boleh melaksanakan resepsi pernikahan tapi apabila daerahnya bukan zona merah atau oranye,” tegasnya.

Kalaupun suatu daerah diperbolehkan mengadakan pengumpulan massa seperti resepsi pernikahan, mesti mengurus izin dahulu ke pihak kepolisian dan gugus tugas daerah.

“Enggak bisa sembarangan langsung mengadakan acara resepsi. Maklumat itu dicabut hanya mendukung menuju new normal ini. Tapi izin tetap, juga tetap menggunakan protokol kesehatan tadi. Bila diizinkan seperti apa aturannya, nanti dibuat aturannya. Peraturannya nanti dikeluarkan gugus tugas,” jelasnya.

Sehingga ia menegaskan jika akan menggelar resepsi pernikahan, harus memperhatikan dua syarat penting. Yakni, menerapkan protokol Covid-19 dan bukan zona merah atau oranye.

Saat dikonfirmasi apahabar.com, Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Banjarbaru, Rizana Mirza memastikan Kota Idaman masih zona merah.

“Banjarbaru termasuk dalam zona merah,” ungkapnya.

Indikator zona merah Banjarbaru dapat dilihat dari jumlah peningkatan kasus Covid-19.

“Indikatornya jumlah dan peningkatan kasus yang (masih) terjadi,” terangnya.

Seperti diketahui, tren kasus Covid-19 di Banjarbaru terus meningkat, per (29/6) kemarin.

Tercatat total 190 kasus terkonfirmasi. Dengan rincian 119 dalam perawatan, 57 sembuh, 10 meninggal dunia dan 4 drop out.

Untuk itu, pasangan di Banjarbaru yang ingin mengadakan pesta pernikahan musti bersabar. Dikarenakan Banjarbaru masih termasuk zona bahaya Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ciptakan Banjarmasin Kondusif, TNI Razia Balap Liar
apahabar.com

Kalsel

Penjelasan BNPB Heli Water Boombing Mendarat Darurat di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Proyek Pembangkit Listrik di Tabalong Rampung, WNA Korsel di Kalsel Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Badan Membesar, Remaja di Kotabaru Ternyata Dihamili Ayah Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Usulan Bandara di HST, Pemda Disebut Minim Respons!
apahabar.com

Kalsel

Pedagang dan Pembeli di Pasar Keraton Mulai Terbiasa Pakai Masker
apahabar.com

Kalsel

Cabup Banjar Andin Sofyanoor Siap Prioritaskan Aksen Jalan Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Tiga nama kuat Kandidat Calon Wabup HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com