Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Banjarmasin Dukung Pengangkatan Ratusan Guru Honorer

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 15:30 WIB

Banjarmasin Dukung Pengangkatan Ratusan Guru Honorer

Ilustrasi guru honorer. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dukungan wali kota membawa angin segar bagi perjuangan para guru honorer di Banjarmasin.

Untuk mencuri perhatian pemerintah pusat, mereka mendatangi balai kota Banjarmasin.

Kedatangan guna mengaspirasikan supaya guru honorer bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Yang kita ajukan ada kurang lebih 500 guru honorer di atas usia 35 tahun,” ujar Ketua Forum Guru Honorer Sekolah Negeri (FGHSN) Banjarmasin Ali Wardana kepada apahabar.com, Selasa (30/6).

Ratusan guru honorer itu berasal dari berbagai macam tingkatan. Mulai dari SD hingga SMP.

Ali meminta bantuan Pemkot dan para wakil rakyatnya dalam memperjuangkan tuntunan mereka ke Presiden Joko Widodo. Pemkot dalam hal ini adalah Wali Kota Ibnu Sina.

Di situ, pihaknya menuntut Presiden Jokowi untuk menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap berusia 35 tahun ke atas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Bukan membebankan ke Pemda tapi kita meminta rekomandasi surat dukungan tuntunan kita ke presiden,” ucapnya.

Lantas kenapa harus guru honorer di atas usia 35 tahun?

Ali bilang karena usia tersebut tidak bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Usia yang dianggap terlalu tua untuk mengikuti syarat pendaftaran.

Sedangkan usia di bawah 35 tahun masih cukup mengikuti program dari pemerintah pusat itu. Ada sekitar 1.500 guru honorer dibawah usia 35 tahun di Banjarmasin.

“Karena usianya masih bisa, sedangkan kita tidak bisa lagi dan melihat anggaran dari pemerintah pusat dan daerah juga,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin Totok Agus Darmanto mengungkapkan Pemkot sangat mendukung tuntunan guru honorer tersebut.

Wali Kota Ibnu, kata dia, telah menyerahkan surat rekomandasi itu ke pemerintah pusat.

“Pak Ibnu sangat mendukung tapi keputusannya terserah pemerintah pusat saja,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Demo di KPU Kalsel Diwarnai Aksi Saling Dorong
apahabar.com

Kalsel

Diduga karena Overdosis, KNPI Desak Polisi Usut Kematian PA di HBI
Hari Kesadaran Nasional, Kominfo Banjar Kantongi Izin Siaran

Kalsel

Hari Kesadaran Nasional, Kominfo Banjar Kantongi Izin Siaran
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarmasin Masih Menunggu Pimpinan Definitif
apahabar.com

Kalsel

Pelaku Pembunuhan di Sutoyo S Tak Berkutik Saat Ditangkap!

Kalsel

RSUD Ulin Beber Kiat Jitu Sembuhkan Pasien Pertama Corona di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pangdam VI/Mulawarman ‘Larang’ Warga Kalsel ke Jakarta 22 Mei
apahabar.com

Kalsel

Rifqinizamy Dukung Percetakan Sawah Baru di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com