Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin  Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin

Banjarmasin Tak New Normal, Ibnu Sina: Masih Persiapan

- Apahabar.com     Senin, 1 Juni 2020 - 17:59 WITA

Banjarmasin Tak New Normal, Ibnu Sina: Masih Persiapan

Jika mayoritas warga masih beraktivitas normal, pakar matematika dari Universitas Lambung Mangkurat memprediksi ada jutaan orang tertular Covid-19 saat puncak pandemi di Kalsel, akhir tahun nanti. Foto sebagai ilustrasi-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina kembali menegaskan bahwa ibu kota Kalimantan Selatan (Kalsel) itu tidak menerapkan new normal.

Alasannya, kurva kasus terkonfirmasi positif virus Covid-19 di Banjarmasin terus menanjak.

Banjarmasin hanya memberlakukan status tanggap darurat Covid-19 sesuai dengan surat perpanjangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Langkah demikian diambil setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarmasin berakhir 31 Mei kemarin.

Ibnu mengungkapkan awalnya Kota Banjarmasin masuk dalam jajaran 25 daerah yang bakal menerapkan kenormalan baru.

Namun dari rilis terbaru pemerintah pusat, tidak lagi tercantum nama Banjarmasin.

“Karena kalau kita menerapkan new normal tidak memenuhi persyarakatan sebetulnya, tapi kita statusnya Tanggap Darurat Covid-19,” ujar Ibnu ketika dijumpai apahabar.com, Senin (1/6).

Ibnu mengungkapkan antara new normal dan status tanggap darurat Covid-19 ini sangat berbeda penerapannya.

Khusus untuk tatanan dunia baru ini ada lima tahapan sampai Juli 2020 mendatang.

Jika memberlakukan itu, lanjut Ibnu dalam fase pertama saja harus menghabiskan waktu setengah bulan untuk sosialisasi kepada warga.

Apalagi dalam new normal banyak aturan yang wajib dituruti.

Kemudian untuk status Tanggap Darurat Covid-19 kendali utamanya ada pada TNI, yakni Kodim 1007/Banjarmasin.

“Kalau dibilang persiapan mungkin Banjarmasin seperti itu untuk menerapkan New Normal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ibnu mengungkapkan istilah new normal hanyalah sebatas arahan Presiden RI dan instruksi Panglima TNI untuk daerah menerapkan dan melaksanakannya.

Namun untuk segi aturan dan sebagainya, Ibnu mengakui belum mengetahui sepenuhnya.

Bahkan Kemenkes 328 hanya mengatur soal perkantoran dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap kita jangan seolah bebas karena persyaratan new normal grafik kasus virus Corona melandai,” ucapnya.

Meski begitu, Ibnu menerangkan suasana maupun sikap selama PSBB masih akan diterapkan selama tanggap darurat Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pascabanjir Barabai, Wilayah Terendah di HST Masih Terendam Air
Update Covid-19 di Kalsel: ODP 790 Orang, Banjarbaru Masih Tertinggi

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: ODP 790 Orang, Banjarbaru Masih Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Perdana di Batola, Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Warga Tanbu Banjiri Makam, Nyekar Anggota Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Hari Ini Ratusan Pasien Covid-19 di Kalsel Dinyatakan Sembuh

Kalsel

Bacok Seteru Pakai Mandau, ‘Batosai’ Banjarmasin Ditangkap Polisi
Warga Pulau Laut Timur Kembali Dapat Bantuan Bupati

Kalsel

Warga Pulau Laut Timur Kembali Dapat Bantuan Bupati  
apahabar.com

Kalsel

Pol PP Banjarmasin Ngamuk, Tunjangan Kinerja Dihapus?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com