Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Banjarmasin Tambah RT-PCR, Kasus Covid-19 Bakal Melonjak

- Apahabar.com Kamis, 4 Juni 2020 - 10:30 WIB

Banjarmasin Tambah RT-PCR, Kasus Covid-19 Bakal Melonjak

Banjarmasin kedatangan dua alat Real Time Polymerase Chain Reaction. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasien terkonfirmasi positif virus Corona di Kota Banjarmasin diprediksi melonjak lagi.

Gelombang kasus baru menyusul dengan alat Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk pemeriksaan hasil swab telah tiba di Rumah Sakit (RS) Banjarmasin.

RS yang dimaksud, yakni RSUD Ulin Banjarmasin Jalan Ahmad Yani dan Dr H Moch Ansari Saleh Jalan Hasan Basri.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin Machli Riyadi mengakui hal demikian.

Kabar tersebut didapatnya dari Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Harris Makkie dan Wakil Ketua Hanif Faisol.

“Ada tambahan dua alat RT-PCR, dan minggu ini pengaturan di RSUD Moch Ansari Saleh karena masih menunggu teknisinya dari Jakarta,” ujar Machli.

Dengan begitu, Machli mengungkapkan bahwa minggu depan sudah bisa melakukan pemeriksaan swab.

Petugas medis maupun Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin cukup mengantar sample swab warga reaktif dari hasil rapid test di RSUD Moch Ansari Saleh.

Walhasil hasil swab bisa cepat keluar. Tidak perlu lagi sampelnya dikirim ke Laboratorium Kota Banjarbaru milik Pemprov Kalsel.

Dalam sehari, RT-PCR bisa memeriksa hasil swab 100 hingga 150 sampel.

“Itu salah satu yang sudah dilakukan oleh Pemprov Kalsel,” ucap kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin ini.

Di sisi lain, Machli menerangkan terdapat 135 hasil pemeriksaan swab yang sudah dikeluarkan dari RT-PCR Kota Banjarbaru.

Jumlah ini dari swab massal yang dilakukan petugas medis di Dinkes Banjarmasin kemarin.

Sasaran pemeriksaan swab ini adalah hasil dari rapid test reaktif di beberapa Pasar Kota Banjarmasin.

Namun masih ada 700 orang yang masih antre pemeriksaan swab.

“Dan ini kita bertahap karena jumlah orang diswab dan petugas medis terbatas, tapi kita dapat bantuan Polda Kalsel dan Dinkes Kalsel,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Arutmin

Kalsel

Kontrak Arutmin Resmi Diperpanjang: Jatam Kehabisan Kata, Walhi Ikut Menyayangkan
apahabar.com

Kalsel

Bantah Positif Covid-19, Andin Beberkan Surat RSUD Ulin Tanpa Tandatangan
apahabar.com

Kalsel

Untuk Laporan SAKIP, Pemprov Kalsel Dapat Nilai A
apahabar.com

Kalsel

Prihatin Generasi Muda, Nely Safitri Ajak Tanamkan Cinta Budaya
apahabar.com

Kalsel

Truk Pembawa Semen Terbalik, Hampir Menabrak Pagar Bandara
apahabar.com

Kalsel

Edy Ariansyah Diganti, Samahuddin pun Kaget
apahabar.com

Kalsel

Perkantoran Rawan Jadi Kluster Covid-19, IDI Keluarkan Imbauan
apahabar.com

Kalsel

TKD Jokowi-Ma’ruf Kalsel Nilai Keputusan Muhidin Tepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com