3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19, Ingat Pesan Dokter Cantik Reisa Ini

- Apahabar.com Selasa, 16 Juni 2020 - 06:00 WIB

Beraktivitas di Tengah Pandemi Covid-19, Ingat Pesan Dokter Cantik Reisa Ini

Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan GTPP Covid-19 nasional, Dokter Reisa Broto Asmoro. Foto-bnpb

apahabar.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 belum usai. Namun masyarakat harus terus memperhatikan kesehatan selama beraktivitas di luar.

Khusus hal ini, Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan GTPP Covid-19 nasional, Dokter Reisa Broto Asmoro punya pesan.

Dokter cantik yang terkenal setelah jadi host program dokter OZ ini berpesan agar masyarakat untuk menjaga gizi seimbang.

Tujuannya tentu guna mengoptimalkan kinerja sistem daya tahan tubuh.

Apa yang dikatakan Dokter Reisa tentang menjaga daya tahan tubuh juga telah dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut WHO, selain kebiasaan rutin seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak, hal yang harus diperhatikan adalah menjaga daya tahan tubuh optimal.

“Selain 3 jurus jitu yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia, WHO tersebut, daya tahan tubuh kita juga harus dioptimalkan,” kata Dokter Reisa.

Adapun dengan menjaga daya tahan tubuh optimal juga telah dibuktikan oleh lebih dari 10.000 orang yang telah sembuh dari penyakit Covid-19.

“Pengakuan dari mereka, para pasien yang sembuh, atau Survivor Covid-19, mempertahankan porsi dan juga gizi seimbang, sangat membantu mereka meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” jelas Dokter Reisa.

Menurut Dokter Reisa, hal tersebut juga dibuktikan oleh para ahli gizi yang bekerja di Wisma Atlet Kemayoran.

Asupan gizi, seperti protein, karbohidrat, mikronutiren, vitamin, air putih, dan juga gizi seimbang lainnya, merupakan menu harian yang disiapkan untuk para pasien dalam menjalani perawatan.

“Sampai kemarin, tanggal 13 Juni 2020, sudah ada 2.776 pasien yang sembuh (dari Wisma Atlet), dan dapat kembali pulang ke rumah bertemu dengan keluarga mereka masing-masing, dan produktif kembali,” terang Dokter Reisa.

Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan panduan gizi seimbang pada masa Covid-19, seperti prinsip “Isi Piringku”.

Adapun yang pertama adalah karbohidrat sebagai sumber energi. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat meliputi nasi, jagung, kentang, umbi hingga sagu.

“Sagu, tinggi kandungan karbohidrat, dan sangat baik untuk menggantikan energi kita yang hilang. Saudara-saudara kita yang ada di Indonesia sebelah timur, telah mencontohkan konsumsi karbohidrat jenis ini,” kata Dokter Reisa.

Kedua adalah asupan protein yang baik, baik nabati maupun hewani. Sumber makanan yang mengandung protein seperti tempe, kacang-kacangan, daging, telur, ayam, ikan, dan lainnya,

“(Protein) Juga tidak kalah penting, karena mereka dapat membantu, agar kita bisa mengoptimalkan kinerja sistem daya tahan tubuh kita,” jelas Dokter Reisa.

Kemudian, dia juga menganjurkan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, yang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga serat. Terutama, sayuran dan buah-buahan yang berwarna warni.

“Mereka banyak sekali mengandung vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan dan vitamin yang direkomendasikan dalam masa pandemi seperti ini adalah vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D, E, dan juga konsumsi mineral, seperti zinc, selenium, magnesium, dan zat besi sangat penting,” tutur Dokter Reisa.

“Hal ini harus diperhatikan, karena sayuran dan buah itu sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama untuk mengoptimalkan sistem imunitas di kala masa pandemi seperti ini,” imbuhnya.

Kemudian, selain makanan yang bergizi, Dokter Reisa juga mengajurkan agar masyarakat selalu mengkonsumsi air minum sebanyak 8 gelas per hari.

“Jangan sampai kita kekurangan cairan dan mineral, terutama di musim panas. Nah, selalulah bawa tempat minum kemanapun kita pergi,” jelas Dokter Reisa.

Selanjutnya, dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan, tentunya akan lebih baik lagi apabila dikombinasikan dengan olahraga yang teratur dan tidur yang cukup.

“Terutama, tidur yang berkualitas di malam hari, olahraga, dan aktivitas fisik yang teratur, itu juga penting,” pungkas Dokter Reisa.(bnpb)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Konsisten Terapkan SNI, PKT Raih Anugerah Grand Platinum SNI Award 2018
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Sebut tak Ada Sanksi Pelajar Ikut Demo
apahabar.com

Nasional

Kereta Api Kalsel Masih Sebatas Angan-Angan

Nasional

TNI Kerahkan Laboratorium Militer Cari Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

BPBD: Banjir Mulai Surut, Jakarta Barat Paling Banyak Terdampak
apahabar.com

Nasional

Saling Lempar Kursi di Kongres PAN, Delegasi Kalsel Dukung Zulhas
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Indonesia Kembangkan Sendiri Vaksin Merah Putih
Update Covid-19 di Indonesia: 1.285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal Dunia1.285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 1.285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com