7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Bertahan di Tengah Pandemi, Begini Strategi Toko Niah

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 12:09 WIB

Bertahan di Tengah Pandemi, Begini Strategi Toko Niah

Ahmad Sholikhin, Rider RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin mampir di toko Niah, Jl. Ahmad Yani, Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan. Foto-istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pandemi Covid-19 telah menuntut para pelaku usaha dapat beradaptasi dengan kondisi baru. Besarnya tuntutan masyarakat terhadap aspek kesehatan menjadikan pelaku usaha, baik dari yang berskala besar hingga toko kelontong di pedesaan pun berbenah.

Selain menjalankan protokol kesehatan Covid-19, para pelaku usaha sudah mulai berbenah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pembeli. Seperti yang dilakukan Toko Niah yang terletak di Jl. Ahmad Yani, Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Toko Djarum Retail Partnership (DRP) ini berusaha memberikan keamanan dan kenyamanan baru kepada pelanggan.

“Kami menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di depan pintu masuk toko. Kami juga tutup toko ini dengan kaca dan melengkapinya dengan AC,” ungkap salah satu pengelola Toko Niah, Awan Nur Rafid melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Toko Niah yang memiliki 3 karyawan ini menerapkan sistem ala swalayan dalam melayani pembeli. Karena itu faktor kebersihan sangat diperhatikan. Bahkan untuk mengurangi interaksi, toko ini memberikan layanan dengan mengambilkan barang yang dipesan pembeli.

“Di saat penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi ini, langkah-langkah preventif harus kami lakukan. Ini semua untuk menjaga agar pembeli aman dan kami juga tetap bisa jualan,” ungkapnya.

Toko Niah buka setiap hari dari pukul 06.30 hingga 00.00 WITA. Meski pandemi Covid-19 sudah berlangsung lebih dari 3 bulan, omset penjualan di toko DRP ini cenderung stabil dengan omset harian mencapai kisaran Rp5-6 juta.

Kemampuan Toko Niah menjaga omset tak lepas dari kemampuannya berkomunikasi dengan berbagai jenis pembeli. Termasuk dengan komunitas motor yang biasa mampir ke toko ini.

Seperti misalnya pekan lalu, Ahmad Sholikhin, Rider RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin berhenti di toko ini untuk membeli rokok dan bensin sekaligus beristirahat sebelum melanjutkan solo touring dari Banjarbaru menuju Asam Asam, Jorong, Tanah Laut.

“Toko-toko seperti Toko Niah ini merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Makanya kami juga berniat untuk ikut berperan menggairahkan kembali penjualan di toko ini saat pandemi Covid-19 masih terjadi,” terang Likin, sapaan Ahmad Sholikhin.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gapki Kalsel Keluhkan Pemberlakuan Moratorium Sawit
apahabar.com

Ekbis

Pengundian Pesta Akhir Tahun Telkomsel, Kesempatan Masih Dibuka
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Perkenalkan Laptop Khusus Bussinesman dan Gamers di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Penyebab Harga Sayur di Banjarbaru Melambung
Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200

Ekbis

Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel 0,57 Persen, Banjarmasin Paling Rendah
apahabar.com

Ekbis

Pasar Berharap Lolosnya Paket Stimulus AS, Rupiah Awal Pekan Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

JNE Dorong UMKM Kalsel Tembus Pasar Internasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com