Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Ekbis

Selasa, 30 Juni 2020 - 12:09 WIB

Bertahan di Tengah Pandemi, Begini Strategi Toko Niah

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Ahmad Sholikhin, Rider RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin mampir di toko Niah, Jl. Ahmad Yani, Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan. Foto-istimewa

Ahmad Sholikhin, Rider RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin mampir di toko Niah, Jl. Ahmad Yani, Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan. Foto-istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pandemi Covid-19 telah menuntut para pelaku usaha dapat beradaptasi dengan kondisi baru. Besarnya tuntutan masyarakat terhadap aspek kesehatan menjadikan pelaku usaha, baik dari yang berskala besar hingga toko kelontong di pedesaan pun berbenah.

Selain menjalankan protokol kesehatan Covid-19, para pelaku usaha sudah mulai berbenah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pembeli. Seperti yang dilakukan Toko Niah yang terletak di Jl. Ahmad Yani, Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Toko Djarum Retail Partnership (DRP) ini berusaha memberikan keamanan dan kenyamanan baru kepada pelanggan.

“Kami menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di depan pintu masuk toko. Kami juga tutup toko ini dengan kaca dan melengkapinya dengan AC,” ungkap salah satu pengelola Toko Niah, Awan Nur Rafid melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Baca juga :  Aidi Pelihara Koi, Eh Jadi Hoki

Toko Niah yang memiliki 3 karyawan ini menerapkan sistem ala swalayan dalam melayani pembeli. Karena itu faktor kebersihan sangat diperhatikan. Bahkan untuk mengurangi interaksi, toko ini memberikan layanan dengan mengambilkan barang yang dipesan pembeli.

“Di saat penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi ini, langkah-langkah preventif harus kami lakukan. Ini semua untuk menjaga agar pembeli aman dan kami juga tetap bisa jualan,” ungkapnya.

Toko Niah buka setiap hari dari pukul 06.30 hingga 00.00 WITA. Meski pandemi Covid-19 sudah berlangsung lebih dari 3 bulan, omset penjualan di toko DRP ini cenderung stabil dengan omset harian mencapai kisaran Rp5-6 juta.

Baca juga :  Aidi Pelihara Koi, Eh Jadi Hoki

Kemampuan Toko Niah menjaga omset tak lepas dari kemampuannya berkomunikasi dengan berbagai jenis pembeli. Termasuk dengan komunitas motor yang biasa mampir ke toko ini.

Seperti misalnya pekan lalu, Ahmad Sholikhin, Rider RVC Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin berhenti di toko ini untuk membeli rokok dan bensin sekaligus beristirahat sebelum melanjutkan solo touring dari Banjarbaru menuju Asam Asam, Jorong, Tanah Laut.

“Toko-toko seperti Toko Niah ini merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Makanya kami juga berniat untuk ikut berperan menggairahkan kembali penjualan di toko ini saat pandemi Covid-19 masih terjadi,” terang Likin, sapaan Ahmad Sholikhin.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bulan Depan Layani Rute Penerbangan Baru
apahabar.com

Ekbis

Tahun Ini, Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Global Akan Menyusut 5,2 Persen
apahabar.com

Ekbis

Emas Berjangka Jatuh Akibat Dolar Menguat
apahabar.com

Ekbis

Raker Perdana dengan Komisi VI, Erick Thohir Didampingi 5 Dirut BUMN
apahabar.com

Ekbis

Gelaran Pemilu Sukses, Industri Manufaktur Diyakini Bakal Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah, Pasar Masih Berharap Ekonomi Bisa Pulih
apahabar.com

Ekbis

Dari Banjarmasin, Giliran NAM Air Perkuat Bandara Samarinda
apahabar.com

Ekbis

Naik Rp1.000 Usai Lebaran, Harga Emas Antam Jadi Rp917.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com