Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

BNNK Batola: Pengguna Narkotika Rentan Diserang Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 26 Juni 2020 - 15:59 WIB

BNNK Batola: Pengguna Narkotika Rentan Diserang Covid-19

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) melalui video conference, Jumat (26/6). Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Selain merusak jiwa dan raga, penyalahgunaan narkotika termasuk golongan berisiko diserang Covid-19.

Prevalensi penyalahgunaan narkotika nasional sepanjang 2019 masih cukup tinggi hingga mencapai 1,80 persen atau sekitar 3.419.188 jiwa.

Artinya 180 dari 10.000 penduduk berumur 15 hingga 64 tahun, pernah menggunakan narkotika selama satu tahun terakhir.

Narkotika yang paling banyak digunakan adalah sabu, ganja, Amphetamine Type Stimulants (ATS) dan zat psikotropika lain.

Akibat penyalahgunaan jangka pendek, pengguna paling banyak mengalami infeksi rongga mulut, gangguan pernapasan, gangguan kulit, pusing hingga gangguan gigi.

Sementara untuk jangka panjang, pengguna mengalami gangguan kejiwaan, penyakit menular seksual, hepatitis C, TBC, sirosis hati, AIDS, stroke, kebocoran katup jantung, dan penyakit lain-lain.

“Penyakit lain-lain itu bisa saja termasuk Covid-19,” papar Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala, AKBP Agung Prabowo, seusai video conference peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Jumat (26/6).

“Ketika pencegahan Covid-19 memerlukan imunitas kuat, penggunaan narkotika malah membuat daya tahan menurun. Imbasnya sakit bukan hanya disebabkan narkotika, tetapi diperberat Covid-19,” imbuhnya.

Di sisi lain, pasien yang direhabilitasi BNNK Batola selama pandemi agak menurun. Sejak awal 2020, tercatat baru 13 pasien rehabilitasi yang melakukan rawat jalan di RSJ Sambang Lihum.

Sebelumnya sepanjang 2019, BNNK Batola menangani 110 pasien rehabilitasi, 25 di antaranya pengguna carnophen. Kemudian shabu 16 orang dan lain-lain 65 orang.

Dari 110 pasien yang telah direhabilitasi, 88 di antaranya berprofesi sebagai pelajar, 16 swasta dan 2 mahasiswa.

Kalau dibandingkan data 2018, keterlibatan pelajar dalam penyalahgunaan narkotika cenderung meningkat. Dari 71 orang yang direhabilitasi, 54 di antaranya adalah pelajar.

“Bertepatan dengan HANI 2020, kami menekankan pencegahan kepada generasi muda,” tegas Agung.

“Diharapkan generasi muda ini menjadi manusia sehat dan produktif tanpa narkoba, karena negara membutuhkan mereka untuk 20 hingga 40 tahun ke depan,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perceraian di Banjarmasin Lebih dari Dua Ribu per Tahun
apahabar.com

Kalsel

Logistik Untuk Korban Kebakaran Desa Binju Halong Dari BPBD Balangan
apahabar.com

Kalsel

Arus Balik Lebaran, KSOP Kelas 1 Banjarmasin: Gelombang Aman
apahabar.com

Borneo

Terindikasi Beroperasi, Petugas Obok-Obok Eks Lokalisasi Pembatuan dan Batu Besi
apahabar.com

Kalsel

Ruko Walet di Banjarmasin Barat Kembali Terbakar!

Kalsel

Viral! Polisi Imbau Bahaya Covid-19 dengan Lagu Cari Jodoh
apahabar.com

Kalsel

Berkas Lihan, Eks Pengusaha Intan Ditolak, Jaksa Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Barak 5 Pintu di Alabio Ludes Dilalap Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com