7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Bongkar Mafia Migas, Ahok: Ada Oknum di Dalam

- Apahabar.com Minggu, 28 Juni 2020 - 20:14 WIB

Bongkar Mafia Migas, Ahok: Ada Oknum di Dalam

Ahok dan Jokowi sedang berbincang usai peluncuran soal B30. Foto-twitter @basuki_btp

apahabar.com, JAKARTA – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka-bukaan soal keberadaan mafia migas.

Ahok mengatakan, mafia migas terdiri dari oknum-oknum orang dalam termasuk di Pertamina yang sengaja tidak membuat kontrak jangka panjang.

Mereka melakukan perjanjian kontrak impor migas menjadi kontrak yang pendek tidak panjang. Hal ini menurutnya membebani neraca perdagangan. Padahal harusnya, sebagai konsumen besar Pertamina bisa memiliki harga tawar tinggi.

“Itu (mafia migas) kan cuma istilah, menurut saya itu oknum di dalam. Banyak sekali kontrak nggak dibuat jangka panjang. Padahal kan, sebagai konsumen besar bangsa Indonesia, seharusnya kita bargaining gitu,” ujar Ahok dalam acara bincang-bincang bersama Andy. F Noya dikutip dari detikcom, Minggu (28/6).

Menurut Ahok, harusnya Pertamina bisa menekan para importir untuk membuat kontrak jangka panjang dan harga murah. Selama ini, dia menilai Pertamina mengimpor migas dengan mahal dan menjual terlalu murah sehingga prinsip ekonomi tidak bisa berjalan.

“Saya bisa neken dong supplier pemasok saya bisa minta jangka panjang kontaknya, dan harga lebih murah. Kita selama ini beli yang mahal jual murah, nggak sesuai prinsip ekonomi, ini terbalik,” ungkap Ahok.

Ahok menyebutkan bahwa kini dia meminta direksi Pertamina melakukan restrukturisasi perusahaan. Kini Pertamina membentuk subholding, dengan harapan semua orang bisa membeli saham Pertamina dan mengawasi kinerja perusahaan secara terbuka.

“Maka kita selesaikan restrukturisasi. Kita turunkan ke subholding kita harapkan rakyat, pegawai, Pertamina, bisa beli sahamnya kemudian kita pelototin,” papar Ahok.

Menurutnya mengawasi Pertamina tidak mudah, apalagi perusahaan pelat merah ini memiliki anak dan cucu usaha hingga ratusan jumlahnya.(Dtk)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

PHE-Medco E&P Simenggaris Teken Perjanjian Jual Beli Gas
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Senang Implementasi B30 Hemat Devisa 4,8 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Ultah Ke-20, Honda Trio Motor Tawarkan Program Penjualan Penuh Diskon
apahabar.com

Ekbis

Pertamax Cs Turun, Pengusaha Kalsel Kecipratan Untung
apahabar.com

Ekbis

Ambyar! Konsumsi BBM Kalsel Anjlok Imbas Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Anjlok, Harga Batu Bara Terendah dalam 3 Tahun Terakhir

Ekbis

500 Rumah Sakit di Indonesia Dapat Donasi Internet Gratis dari Sampoerna Telekom
apahabar.com

Ekbis

Presiden Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com