Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Borneo FC Tunggu Kejelasan Subsidi dari LIB

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 19:12 WIB

Borneo FC Tunggu Kejelasan Subsidi dari LIB

Presiden klub Borneo FC Nabil Husein Said Amin. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Borneo FC hingga kini masih belum mendapat kejelasan terkait dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1.

Sementara kompetisi diputuskan kembali akan digelar September atau Oktober nanti.

Bagi Borneo FC, dana subsidi itu dibutuhkan klub untuk pembayaran 25 persen dari gaji pemain selama liga diliburkan akibat pandemi Covid-19, sejak April hingga kini.

“Jadi Borneo menunggu kejelasan subsidi. Bagaimana pun, kan, Borneo terus membayar gaji 25 persen sampai Juni,” ujar Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein, Senin (22/6).

Hal senada juga diutarakan Manajer klub Liga 2 PSIM David Hutauruk.
Menurut David, penjelasan mengenai subsidi penting supaya setiap tim dapat merancang anggaran kompetisi.

“Kepastian subsidi sangat dibutuhkan agar kami dapat mengalkulasikan bujet operasional dan lain-lain,” kata David.

Dalam surat keputusannya soal keadaan kahar (force majeure) sepak bola nasional SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, PSSI menyebut bahwa setiap klub Liga 1 dan 2 musim 2020 dapat membayar penghasilan pemain, pelatih dan ofisial sebesar 25 persen dari yang tertera dalam kontrak pada Maret-Juni 2020.

Akan tetapi, 18 klub Liga 1 musim 2020 dan 18 dari 24 klub Liga 2 baru menerima pembayaran pertama cicilan subsidi musim 2020 pada Mei 2020 yang semestinya dilunasi pada Maret 2020.

Cuma enam tim Liga 2 yang menerima subsidi termin pertama tepat waktu yaitu pada Maret 2020.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari LIB soal subsidi untuk bulan April sampai Juni 2020.

Untuk lanjutan liga, David Hutauruk pun ingin agar PSSI mengatur besaran gaji pemain dan pelatih.

“Harapan saya, semoga ada keputusan terbaru dari PSSI mengenai kontrak tim termasuk gaji pemain dan pelatih,” tutur David.

Dalam rapat Komite Eksekutif pada Rabu (17/6) lalu, PSSI resmi memutuskan Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020, yang diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19, akan dilanjutkan.

Namun, belum ada kabar rinci mengenai hal-hal teknis liga termasuk jadwal, regulasi, protokol kesehatan dan kontrak.
Semua masih dalam masa diskusi dan akan diumumkan lebih lanjut.

Sebelumnya, PSSI sempat mengutarakan wacana bahwa setiap tim Liga 1 akan mendapatkan tambahan cicilan subsidi menjadi Rp800 juta per termin dari sebelumnya Rp520 juta di lanjutan kompetisi.

Lalu, tim-tim Liga 2 memperoleh Rp200 juta per termin atau lebih banyak dari sebelumnya Rp100 juta.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Akhir Karir Butet, Runner-up Indonesia Masters

Sport

Isu Kepindahan Hansamu, Seperti Jacksen Dulu Akhirnya ke Persebaya
apahabar.com

Sport

Alasan Barito Pilih Eks Kiper PSM Gantikan Yoo Jae Hoon
apahabar.com

Sport

Dukung Khabib di Ajang UFC 254, Cristiano Ronaldo Ucapkan Insya Allah
apahabar.com

Sport

Tim Futsal SMADA Juara 1 Hydro Coco 2019
apahabar.com

Sport

Dicoret dari Timnas, Rizky Pora Terima dengan Lapang Dada
apahabar.com

Sport

Mike Tyson Bercerita Langkahnya Memeluk Islam
apahabar.com

Sport

Hasil Liga Champions, Livepool vs Midtjylland, Jota dan Salah Cetak Gol, The Reds Puncaki Klasemen Grup D
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com