Belum Ada Pasokan, BBM di Tabalong Mulai Langka Terdakwa Bantah Polisi, Sidang Sabu 300 Kg Banjarmasin Memanas Masuk Balikpapan Bakal Wajib Rapid Test Antigen Pascabanjir HST, 2 Desa di Hantakan Masih Terisolir Sapa Pengungsi di Martapura, Menko PMK Minta Perketat Prokes

Buku Diary Perang Dunia II Ungkap Letak Harta Karun Nazi Bernilai Miliaran Dolar

- Apahabar.com Sabtu, 6 Juni 2020 - 05:45 WIB

Buku Diary Perang Dunia II Ungkap Letak Harta Karun Nazi Bernilai Miliaran Dolar

Ilustrasi sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Sebuah diary atau buku catatan berpotensi menguak lokasi harta karun yang disembunyikan Nazi. Buku tersebut dilaporkan ditulis oleh anggota Nazi pada Perang Dunia II.

Konon, sebagian harta karun yang disembunyikan Nazi yang ditulis dalam buku tersebut berupa emas 30 ton yang bernilai sekitar USD 1 miliar.

Dikutip dari Live Science, diari itu ditulis 75 tahun silam oleh anggota Waffen Schutzstaffel, satuan elit Nazi. Dituliskan bahwa komandan Nazi, Heinrich Himmler, berencana menyembunyikan harta yang mereka curi termasuk artefak dan karya seni bernilai sangat tinggi.

Disebutkan 11 situs di mana Nazi menyembunyikan perhiasan dan benda-benda berharga itu. Salah satu lokasi adalah sumur sedalam 60 meter di bawah bangunan Hochberg Palace di Roztoka, Polandia, kemungkinan ada emas dalam jumlah sangat besar.

Hocberg Palace berlokasi di Lower Silesia yang memang banyak gua, terowongan dan pertambangan.
Selama beberapa dekade setelah perang, diary itu dirahasiakan di Quedlinburg, Jerman. Pemiliknya disebut kelompok rahasia Mason, beberapa adalah keturunan pejabat senior Nazi.

Tapi pada tahun 2019, kelompok tersebut memberikan diary bersangkutan pada yayasan di Polandia bernama Silesian Bridge sebagai tanda permintaan maaf soal Perang Dunia II, menurut laporan media lokal.

Roman Furmaniak dari Silesian Bridge menyebut diary itu diperlengkapi dengan peta yang menunjukkan lokasi harta karun curian Nazi. Terindikasi pula bahwa dahulu Nazi telah membunuh para saksi mata dan meledakkan lokasi harta karun agar tidak mudah ditemukan.

Pakar di Polandia menilai diary itu benar-benar ditulis pada saat Perang Dunia II. Akan tetapi keasliannya belum dikonfirmasi oleh Kementerian Kebudayaan Polandia.

Nazi dilaporkan mengangkut sekitar 5 juta harta seni dari kaum Yahudi, museum ataupun koleksi pribadi. Di sebuah situs yang beberapa waktu lalu ditemukan di Altaussee, Austria, ditemukan ribuan lukisan, ilustrasi, buku langka sampai patung.

Terlacak jejak bahan peledak di sana yang rencananya akan diledakkan sesudah Jerman kalah perang. Untungnya bahan tersebut tidak sampai dipergunakan.

Adapun sekitar 63 ribu karya seni dan artefak budaya yang dicuri dari Polandia sampai saat ini masih hilang dan pemerintah Polandia aktif mencarinya. Petunjuk dari buku harian itu pun kemungkinan segera ditindaklanjuti.

sumber: detikINET
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Remehkan Covid-19, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya
apahabar.com

Internasional

Tulisannya Tentang Prancis Disalahtafsirkan, Mahathir Marah!
apahabar.com

Internasional

Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko Terpapar Virus Corona
apahabar.com

Internasional

Ada Masjid Gunakan Teknologi Pengendali Covid-19 di Inggris
apahabar.com

Internasional

China Persilahkan AS Tutup TikTok Ketimbang Jual Paksa
apahabar.com

Internasional

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan
apahabar.com

Internasional

Karantina Diperpanjang, Beijing Temukan Virus Corona Lebih Ganas dari Temuan Wuhan
apahabar.com

Internasional

Rusia Enggan Tiru Prancis, Terbitkan Karikatur Hina Islam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com