3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Buntut Polemik Reklame, DPRD Banjarmasin Bakal Panggil Satpol PP

- Apahabar.com Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:49 WIB

Buntut Polemik Reklame, DPRD Banjarmasin Bakal Panggil Satpol PP

Wali Kota Ibnu Sina langsung mencopot Pelaksana tugas (Plt) Kasat Pol PP Ichwan Noor Khalik yang melakukan pembongkaran sejumlah reklame di Jalan Ahmad Yani, bersama jajarannya, Jumat dini hari. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembongkaran reklame di sepanjang Jalan Ahmad Yani mengundang perhatian DPRD Banjarmasin.

Dalam waktu dekat, mereka akan memanggil perwakilan dari Satpol PP Banjarmasin guna memberikan penjelasan.

Untuk diketahui pasca-pembongkaran papan iklan yang disebut sudah kedaluwarsa izinnya itu, Wali Kota Ibnu Sina langsung mencopot Pelaksana tugas (Plt) Kasat Pol PP Ichwan Noor Khalik.

Ketua Komisi I Banjarmasin Suyato memandang semestinya pengangkatan Ichwan sebagai Plt Kasatpol PP tak perlu dilakukan sejak awal.

Wali kota, kata dia, seolah tak memiliki pejabat lain selain Ichwan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

“Pencopotan itu terkesan mendadak, karena memang adanya kesalahan. Sebagai Plt Kasatpol PP yang bersangkutan melakukan pembongkaran tanpa ada restu wali kota,” ujarnya dihubungi, Sabtu (20/6).

Politikus PDIP menyebut semestinya sejak pertama Kasatpol PP pensiun, wali kota tidak menunjuk Ichwan sehingga ada tumpang tindih tugas terlebih dalam urusan penindakan aturan daerah.

“Padahal orang ini sejak pertama sudah mencoreng nama wali kota,” kata Suyato.

Hal pertama adalah tidak adanya sinkronisasi dalam pelaksanaan PSBB antara Satpol PP dengan TNI-Polri.

Kemudian dalam pengambilan kebijakan penutupan bengkel saat PSBB. Yang menandatangani surat penutupan, kata dia, adalah Plt kasatpol PP bukan wali kota.

“Nah sekarang melakukan pembongkaran reklame ini tanpa ada restu wali kota. Jangan Plt Kasatpol PP ini seperti seakan menjadi wali kota,” ketusnya.

Lebih jauh dia menerangkan, meski yang bersangkutan pernah berpengalaman di Kasatpol PP, semestinya tidak perlu ada penunjukkan Plt kepada orang yang sama.

“Sekarang ini reklame yang sudah dicopot menjadi tanggung jawab wali kota membereskan, jangan sampai lagi berserakan di tengah jalan, dan wali kota juga mesti berdiskusi berkomunikasi juga dengan para pengusaha reklame ini, apa yang jadi kesalahan mereka,” ucapnya.

“Kesalahanan pengusaha ini apa? Apakah tidak ada lagi porsi untuk berbicara. Sementara kita harus memerhatikan pengusaha daerah,” imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah mesti menerima masukkan, memanggil pengusaha reklame untuk mendapat solusi.

“Pengusaha reklame daerah ini juga harusnya memasukkan surat ke Komisi I untuk kita tindak lanjuti, sehingga kita bisa memanggil Satpol PP. Meski itu Plt dan berganti, tetap akan kita panggil. Persoalan ini tetap menjadi tanggung jawab dia di saat menjabat. Komisi I akan mempertanyakan itu kepada pihak Satpol PP,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Positif Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Ibu 2019, Polres Balangan Gelar Nonton Bareng Film Inspiratif
apahabar.com

Kalsel

Pelamar CPNS di Banjarmasin Diimbau Hati Hati, Jika Tak Ingin Denda 100 Juta
apahabar.com

Kalsel

Ingatkan Protokol Kesehatan, Polres HSU Bagikan Masker di Pasar Induk Amuntai
apahabar.com

Kalsel

Tak Bosan, Kanit Binmas Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Galuh Cempaka
apahabar.com

Kalsel

KLHK: Tata Kelola Hutan di Kalteng Tak Hambat Pembangunan
apahabar.com

Kalsel

Keberadaan Taman Edukasi Areal Duta Mall Belum Ada Kontribusi
apahabar.com

Kalsel

Good News: Dinkes Kotabaru Siap Rujuk Fatir, Balita Pengidap Penyakit Langka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com