3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Cegah Karhutla, Jokowi Minta Penataan Lahan Gambut Secara Konsisten

- Apahabar.com Selasa, 23 Juni 2020 - 14:16 WIB

Cegah Karhutla, Jokowi Minta Penataan Lahan Gambut Secara Konsisten

Ilustrasi-Petugas patroli pencegahan Karhutla melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di desa Ganepo, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah akhir tahun 2019. Foto-Antara/Bayu Pratama S/hp

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan keberlanjutan atau konsistensi dalam menata ekosistem gambut, guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Penataan ekosistem gambut dilakukan secara konsisten. Saya kira Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Kementerian PUPR terus menjaga agar tinggi muka air tanah terus dijaga agar gambut tetap basah,” kata Jokowi dalam rapat terbatas “Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan” di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23/6).

Jokowi juga meminta penataan sekat kanal dan ratusan embung (kolam) di lahan gambut untuk menjaga kebasahan lahan. Adanya kanal dan embung juga ditujukan untuk menjaga ketersediaan air di sekitar lahan gambut, jika terjadi kebakaran.

Selain itu pembasahan lahan gambut juga diupayakan dengan pembangunan sumur bor.

“Teknologi pembasahan lain sudah kita lakukan hanya ini harus konsisten kita lakukan,” ujar dia.

Kepala Negara mengingatkan pada Agustus 2020, musim kemarau akan melanda sebagian besar wilayah zona musim Indonesia.

Dia merinci bahwa sebanyak 17 persen wilayah Indonesia sudah mengalami kemarau pada April 2020, kemudian 38 persen wilayah lainnya di Mei 2020, dan 27 persen wilayah lainnya di Juni 2020.

“Dan kemarau di sebagian besar daerah zona ini akan terjadi di bulan Agustus. Kita masih memiliki persiapan pendek satu bulan sejak sekarang,” ujar Jokowi.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bio Farma Mulai Uji Klinis Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Presiden Setuju Hidung Belang Dipenjara 5 Tahun, Tapi Mangkrak di DPR
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beberkan Strategi agar Indonesia Keluar dari Jebakan Negara Kelas Menengah
apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Kanker Darah: Ridwan Kamil, Hengky Kurniawan, Agnez Mo, Beri Semangat
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Jadi 1.107 dari 8.882 Kasus Positif
apahabar.com

Nasional

Bahaya Rokok Elektronik, Ini Kata IDI
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak dengan KKSB Papua, 2 Prajurit TNI Gugur
apahabar.com

Nasional

Ingat!!! Peserta Tes CPNS Jangan Bawa ‘Jimat’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com