Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Cerita Dua Prajurit TNI Bangun Ulang Jembatan di Kotabaru

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 14:49 WIB

Cerita Dua Prajurit TNI Bangun Ulang Jembatan di Kotabaru

Proses bangun ulang jembatan kayu penghubung di Desa Gunung Batu Besar, Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, yang mengalami kerusakan. Foto-Istimewa.

apahabar.com, KOTABARU – Sudah dua hari terakhir, dua prajurit TNI Koramil 1004-09/Sampanahan, Serda Aliansyah dan Praka Ashari membantu warga bangun ulang jembatan kayu penghubung di Desa Gunung Batu Besar, Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, yang mengalami kerusakan.

Sebelumnya, jembatan dengan lebar sekitar empat meter itu hanya berlantai delapan papan di tengahnya. Sedangkan kiri dan kanan masih bolong.

Masyarakat yang melintasi jembatan kayu sepanjang lebih kurang 15 meter, itu juga harus berhati-hati.

Jika tidak, nyawa jadi taruhannya, lantaran jatuh ke sungai.

Apalagi, kondisi kayu pada jembatan sebagian juga sudah lapuk ditambah terjangan air sungai yang meluap pasca banjir.

“Jembatan ini fungsinya sangat besar bagi warga setempat karena menjadi akses utama menuju Kecamatan Sampanahan. Kita bantu membangunnya kembali agar tidak menghambat warga,” kata Praka Ashari yang ikut serta di lokasi jembatan kepada apahabar.com melalui sambungan telepon.

Menurut Praka Ashari, banyak warga yang setiap hari melintas di jembatan ekstrem tersebut.

Sebab, tidak ada lagi akses lain yang mesti dilewati warga untuk menuju ke pusat kecamatan setempat.

“Sebelum diperbaiki, kondisinya memang sangat ekstrem dan membahayakan warga yang melintas,” tuturnya.

Praka Ashari menceritakan, awalnya dia mendapat laporan dari warga Desa Gunung Batu Besar tentang adanya jembatan kayu yang rusak.

Mereka mengaku khawatir saat melewati jembatan, karena kondisinya membahayakan.

Usai mendapat laporan warga, dia pun bersama anggota TNI lainnya datang ke lokasi.

“Ternyata jembatan ini sudah seminggu rusak akibat diterjang banjir pada hari Minggu sebelumnya. Beberapa bagian jembatan sudah hanyut,” sebut prajurit TNI Angkatan Darat ini.

Melihat kondisi itu, Praka Ashari bersama dengan Serda Aliansyah dan warga setempat akhirnya sepakat untuk membangun ulang jembatan kayu yang membentang di atas sungai Sebatung itu.

“Ya kami berharap usai dibangunnya jembatan ini masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” tutup Praka Ashari.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Miris! Setahun Menunggu, Sutopo Tak Kunjung Dibantu Kaki Palsu
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu Capai 452 Kasus, 11 Meninggal Dunia
apahabar.com

Borneo

Kemenkumham Kalsel Tunggul Hasil Pemerikasaan Dokter
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tambah Zona Hijau Covid-19, Gugus Tugas: Jangan Euforia

Kalsel

Barista Banua Akui Geliat UMKM Muncul di Era Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Bocah Tewas Tenggelam di Tanbu

Kalsel

Drainase Ditutupi Bangunan, Warga Bandaneira Ujung Banjarmasin Mengeluh
apahabar.com

Kalsel

Rektor UIN Ajak Masyarakat HST Terapkan Makna Alquran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com