Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

China Bantah Tutupi Informasi Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 7 Juni 2020 - 19:12 WIB

China Bantah Tutupi Informasi Covid-19

Virus corona di China. Foto-STR/AFP via CNN Indonesia

apahabar.com, BEIJING – China merilis laporan mengenai pandemi Covid-19 terbaru dan membantah bahwa mereka tidak memberikan informasi yang transparan.

Ketua Komisi Kesehatan Nasional, Ma Xiaowei membantah laporan media yang menyatakan bahwa China tidak membagi urutan genom dari virus corona.

“Ini bertentangan dengan fakta,” ujar Ma, dilansir Arab News.

Berdasarkan investigasi Associated Press (AP), laboratorium pemerintah merilis peta genetik virus selama lebih dari satu pekan pada Januari. Dalam laporan investigasi itu ditulis, China menunda identifikasi di negara ketiga dan berbagi informasi yang diperlukan untuk mengembangkan vaksin serta obat-obatan.

Ma tidak mengomentari laporan AP. Namun, dia mengatakan, pada tahap awal pandemi membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan mencari tahu karakteristik virus baru. Dia menegaskan,Pemerintah China tidak pernah menunda memberikan informasi mengenai virus corona.

“Pemerintah China tidak menunda atau menutupi apa pun. Sebaliknya, kami segera melaporkan data virus dan informasi yang relevan tentang epidemi kepada komunitas internasional dan membuat kontribusi penting untuk pencegahan dan pengendalian epidemi di seluruh dunia,” ujar Ma.

Dalam laporan terbaru, China memerinci serangkaian tindakan pemerintah dari awal pandemi sekaligus perkembangannya setebal 66 halaman dalam versi bahasa Inggris. Laporan itu menyatakan keberhasilan China mengurangi peningkatan kasus harian menjadi satu digit dalam kurun dua bulan.

Virus corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei pada Desember 2019 lalu. Jumlah kasus infeksi Covid-19 di Wuhan melonjak dengan cepat, sehingga kota ini harus melakukan karantina nasional secara ketat selama kurang lebih tiga bulan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Blokir TikTok, AS Berani Ikuti India?
apahabar.com

Internasional

10 Ribu Orang Turun ke Jalan Tuntut Kebebasan Pers
apahabar.com

Internasional

Masih Jadi Misteri, Tiga Pangeran Arab Wafat dalam Sebulan
apahabar.com

Internasional

Sering Bicara Kotor, 5 Kakaktua Dimutasi Taman Margasatwa Inggris
apahabar.com

Internasional

WHO Prediksi Covid-19 Akan Berakhir dalam 2 Tahun
apahabar.com

Internasional

China Persilahkan AS Tutup TikTok Ketimbang Jual Paksa
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 di AS: 1.761.503 Kasus, 103.700 Kematian
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Dipasarkan Akhir Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com