Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” Komisi III DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri Ke-25 Tak Perlu Lakukan Tilang, Calon Kapolri Harap Polantas Hanya Atur Lalin Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over

Covid-19 Berdampak ke UMKM, Wakil Rakyat Kotabaru Konsultasi ke Tanbu

- Apahabar.com Senin, 1 Juni 2020 - 16:40 WIB

Covid-19 Berdampak ke UMKM, Wakil Rakyat Kotabaru Konsultasi ke Tanbu

Dewan Tanbu terima kunjungan Komisi II DPRD Kotabaru terkait penanganan dampak sosial dari wabah Covid-19 di Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Wabah Covid-19 memberikan dampak yang cukup serius untuk kelangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Terkait hal itu, belum lama ini Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru berkonsultasi ke DPRD Tanah Bumbu untuk meminimalkan dampak tersebut.

“Kunjungan kami kesini, ingin mencari tahu bagaimana penanganan dampak sosial dari wabah Covid-19 terhadap UMKM yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Kotabaru, Awaluddin.

DPRD Tanah Bumbu pun mengundang Kepala Dinas Perdagangan dan Industri, H Deny Haryanto, untuk memberikan penjelasan.

Deny Haryanto menerangkan pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan para tukang jahit dan penenun kain untuk pembuatan masker.

Kerja sama tersebut dilakukan agar para usaha UMKM seperti penjahit bisa bekerja walaupun di tengah pandemi Covid-19.

“Agar roda perekonomian berputar, kami bekerja sama dengan para tukang jahit untuk pembuatan masker. Dan bahan bakunya kami ambil dari para penenun tradisional,” terang Deny.

Memang masker yang mereka buat harganya cukup tinggi dari harga masker yang ada di pasaran, yakni Rp 8 ribu perlembarnya. Namun hal itu diharapkan dapat memicu berputarnya perekonomian.

Selain itu, terang Deny, pihaknya juga memantau harga sembako yang ada di pasaran.

“Barang yang kenaikannya cukup tinggi akan kami pantau, apakah sesuai dengan harga jual atau terlalu banyak keuntungan yang mereka raih,” jelasnya.

Apabila ditemukan harga sembako yang melebihi atau menjual dengan harga yang sangat jauh dari modal, maka akan diberikan peringatan kepada para penjualnya.

Pihak DPRD Kotabaru mengaku cukup puas dengan penjelasan yang diberikan Kepala Disdagri Tanah Bumbu.

Mereka akan menindaklanjuti dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait yang ada di Kabupaten Kotabaru tentang penanganan yang dilakukan Pemkab Tanah Bumbu.

Kegiatan juga dihadiri anggota DPRD Tanah Bumbu di antaranya I Wayan Sudarma dan Hj Hamsiah.

Sedangkan dari Komisi II DPRD Kotabaru yang berkunjung adalah Jerry Luminta, Awaluddin, H Masiara Amin, Tajudiennor, Mustakim, Hj Alfisah, Bahrul Ilmi, Geriyanto, Zainal Abidin dan Nurtaibah.

Editor: Puja Mandela

Editor: Syahriadi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

RAPBD

DPRD Kab Tanah Bumbu

DPRD Tanbu Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan RAPBD 2021
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Dewan Tanbu Gelar Rapat Pembahasan Raperda Terkait Perubahan Status Desa

DPRD Kab Tanah Bumbu

Dewan Tanbu Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD 2021
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanbu Berbagi Sembako di Awal Ramadan
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Dewan Tanbu Apresiasi Panen Raya Padi di Sari Gadung
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Bahas Mekanisme Izin Mendirikan Bangunan, DPRD Gelar Rapat Gabungan
Reses

DPRD Kab Tanah Bumbu

Momen Reses, Ketua Komisi III DPRD Tanbu Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem
apahabar.com

DPRD Kab Tanah Bumbu

Dewan Harapkan Pasar Niaga Bersujud Berkembang Pesat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com