Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Dapat Bantuan Ventilator GTPP Covid-19, Kalsel Fokus Tekan Angka Kematian

- Apahabar.com     Rabu, 17 Juni 2020 - 11:53 WITA

Dapat Bantuan Ventilator GTPP Covid-19, Kalsel Fokus Tekan Angka Kematian

Koordinator Grub Astra wilayah Banjarmasin memberikan bantuan dua unit ventilator khusus ruang Inctensice Care Unit (ICU). Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dapat bantuan dua unit ventilator khusus ruang Inctensice Care Unit (ICU) dari Koordinator Grub Astra wilayah Banjarmasin.

“Bantuan ini sangat berguna sekali untuk pelayanan kesehatan,” kata Gubernur Kalsel sekaligus Ketua GTPP Covid-19, H Sahbirin Noor saat pelepasan Tim Informasi Komunikasi dan Edukasi (KIE) serta penyerahan bantuan APD di Halaman Kediaman Dinas Wagub Kalsel, di Banjarmasin, Rabu (17/6) pagi.

Paman Birn mengatakan, 13 kabupaten dan kota di wilayahnya masuk zona merah Covid-19. Penyebabnya, kata dia, masih banyak warga yang belum memahami pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Kendati demikian, dia mengaku optimis masyarakat Kalimantan Selatan pasti bisa menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terpapar Covid- 19. Pemerintah daerah terus berupaya mengedukasi masyarakat soal bahaya wabah Corona tersebut.

“Kekuatan penuh kita sudah kerahkan. Semua Forkopimda Kalsel bergerak secara signifikan dan masif, mudah-mudahan ini bisa sampai ke akar,” sambungnya.

Paman Birin juga meminta masyarakat bersatu memberantas penyebaran Covid-19.

apahabar.com

Sementara Wakil Ketua Harian GTPP Covid-19 Kalsel, Hanif Faisal Nurofiq mengatakan dua bantuan ventilator itu akan dipakai untuk menekan jumlah kematian di Kalsel yang masih tinggi.

“Kita akan komunikasikan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan Sutomo untuk berkoordinasi menekan angka kematian kita. Kamatian kita kan masih tinggi sekitar 5 – 10 orang per hari,” katanya.

Sebelumnya, usai melepas tim KIE, Gubernur Kalsel meninjau Kampung Tangguh Banua (Bersih, Aman, Nyaman, Unggul dan Sejahtera) di Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Masyithah

Kalsel

Jadi Guru Besar di Hari Perempuan Sedunia, Intip Isi Orasi Ilmiah Prof Masyithah
apahabar.com

Kalsel

Waspadai 84 WNI Bekas Tahanan di Malaysia Masuk Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Menjelang Idul Adha, BPOM Soroti Produk Makanan di Banjarmasin!
apahabar.com

Kalsel

Menteri Satu Ini Rupanya Bercita-cita Jadi Wartawan
Basit

Kalsel

Belum Diresmikan, Video Moge Melintasi Jembatan Alalak Baru Viral!
Pilkada

Kalsel

Jelang Pilkada, Pjs Bupati Kumpulkan Semua Camat di Kelumpang Hilir Kotabaru

Kalsel

Update Terbaru Kebakaran Kawasan Veteran Banjarmasin, Cek Datanya
Jemaah Haji Banjarmasin

Kalsel

Ratusan Calon Jemaah Haji Banjarmasin Bakal Divaksin, Catat Tanggalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com