Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Di Banjarmasin, Pasien Meninggal karena Covid-19 Dibiayai Jutaan Rupiah

- Apahabar.com     Jumat, 19 Juni 2020 - 15:52 WITA

Di Banjarmasin, Pasien Meninggal karena Covid-19 Dibiayai Jutaan Rupiah

Pemerintah mesti mengeluarkan biaya pemakaman hingga jutaan rupiah untuk setiap penderita Covid-19 yang meninggal dunia. Banjarmasin sebagai zona merah sudah mencatatkan 107 orang meninggal dunia karena Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai saat ini, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Banjarmasin mencapai 1.010 penderita.

Dari jumlah itu, hampir 10 persen atau 107 orang di antaranya meninggal dunia.

Lantas berapa biaya yang dibutuhkan untuk memakamkan seorang pasien yang terinfeksi Covid-19?

Satu pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 membutuhkan biaya hingga jutaan rupiah.

“Biaya kematian itu ditanggung oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak Rp3,7 juta,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Jumat (19/6).

Machli mengungkapkan satuan biaya ini tertuang dalam pedoman peraturan Kemenkes. Pedoman dimaksud, yakni Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK.02/2020 tertanggal 6 April 2020. Biaya pemulasaraan setiap jenazah Covid-19 terdiri dari tujuh item.

Terdiri dari pemulasaraan jenazah Rp 550.000, kantong jenazah Rp 100.000, peti jenazah Rp 1.750.000, plastik erat Rp 260.000, disinfektan jenazah Rp 100.000, transport mobil jenazah Rp 500.000 dan disinfektan mobil jenazah Rp 100.000.

“Semua itu sudah masuk dalam Rp3,7 juta,” tegasnya.

Walhasil selama protokol biaya pemulasaran setiap jenazah Covid-19 mesti sesuai ketentuan. Uang tersebut kemudian diganti Kemenkes melalui verifikasi di BPJS Kesehatan.

Machli menilai biaya pemulasaran sebanyak Rp 3,7 juta lebih dari cukup menanggung beban keluarga pasien Covid-19 sampai ke liang lahat.

“Pemerintah daerah tidak ada penambahan biaya, karena cukuplah perhitungan pemerintah itu,” ucapnya.

Dilaporkan, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran Rp72 triliun sebagai dana kesehatan penanganan Covid-19.

Perawatan Lebih Mahal

Lantas berapa perkiraan biaya perawatan pasien Covid-19? Rupanya, biaya yang dikeluarkan pemerintah pusat jauh lebih mahal.

“Kalau kita lihat dari data-data, kena Covid itu per orang bisa Rp105 juta. Kalau yang ada penyakit tambahan Rp 215 juta kalau enggak salah. Mahal banget,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat diskusi virtual, akhir bulan kemarin, dilansir dari Kompas.com.

Oleh karenanya, Erick meminta masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan selama menjalani situasi new normal.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dewan Pers Verifikasi Faktual apahabar.com
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Masif, Batola Tambah 19 Pasien Konfirmasi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Polres Jejangkit Sosialisasi Perbup ke Perusahaan Perkebunan Sawit
apahabar.comj

Kalsel

Pengerjaan Siring Sungai Kemuning Hampir Selesai, PUPR Kota : Tinggal Pasang Bronjong
apahabar.com

Kalsel

Tentang SBMPTN Pasien Covid-19, Begini Jawaban ULM
Pantai

Kalsel

Panggung Utama Pesta Pantai Pagatan Berubah Horor, Lelaki Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Tenggelam
apahabar.com

Kalsel

Laka Lantas di Jembatan Ilung, Pengemudi Hilang Kendali
apahabar.com

Kalsel

Ditangkap, Penggorok Leher Remaja di Martapura Napi Asimilasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com