ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Ekbis

Rabu, 24 Juni 2020 - 07:00 WIB

Di Indonesia, WhatsApp Pay Bakal Jadi Penantang Kuat Gopay dkk

Uploader - apahabar.com

Fitur pembayaran dan kirim uang sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp di Brazil mulai 15 Juni 2002. Foto-antara

Fitur pembayaran dan kirim uang sudah tersedia bagi pengguna WhatsApp di Brazil mulai 15 Juni 2002. Foto-antara

apahabar.com, JAKARTA – Persaingan fitur layanan pembayaran digital diprediksi kian sengit.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Kabinet Kerja 2014-2019, Rudiantara mengatakan kompetisi layanan pembayaran digital tidak hanya pada taraf nasional.

Namun kini, lanjutnya, Indonesia harus siap bersaing pemain global pada layanan serupa.

“Kompetisi bukan Gopay, LinkAja, tapi dengan global. Karena itu, kita harus segera mempromosikan Indonesia, karena pemainnya banyak, misalnya WhatsApp ditambah fitur pembayaran,” ujar Rudiantara dalam dialog virtual, Selasa (26/6).

Kehadiran fitur pembayaran pada WhatsApp, menurut profesional di bidang telekomunikasi itu, akan membuat pengguna lebih nyaman, terlebih hampir setiap orang di Indonesia menggunakan WhatsApp.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

“Ancaman itu terbesar dari WhatsApp, Facebook. Pengguna WhatsApp lebih besar di Indonesia. Sebagai investor kan diperhitungkan jumlahnya di situ,” kata Rudiantara.

Lebih lanjut, dia mengatakan peningkatan skala ekonomi Indonesia menjadi cara untuk bersaing dengan pemain global. Dia juga mengomentari rumor merger OVO dan DANA menjadi strategi yang tepat.

“Kalau menurut saya strateginya tepat untuk konsolidasi, jadi bukan hanya operator konsolidasi, tapi juga platform, kalau yang satu efisiensi, yang satu untuk menjaga pasar, banyak perkembangan di luar infrastruktur,” ujar pria yang pernah akrab dipanggil Chief itu.

Baca juga :  Ada Sentimen Global, Rupiah Berpeluang Menguat

Facebook mulai mengintegrasikan fitur pembayaran di WhatsApp, yang memungkinkan pengguna membayar tagihan, mengirim uang, atau bertransaksi langsung dari aplikasi pesan singkat terpopuler di dunia itu, dengan menghadirkannya bagi pengguna di Brazil pekan lalu.

Di Brazil, WhatsApp mendukung kartu debit atau kredit dari Banco do Brasil, Nubank, dan Sicredi di jaringan Visa dan Mastercard dan bekerja sama dengan Cielo, pemroses pembayaran terkemuka di negara itu.

Dengan fitur tersebut orang akan dapat mengirim uang dengan aman atau melakukan pembelian dari bisnis lokal tanpa meninggalkan obrolan mereka.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Respon Positif Atas Membaiknya Data Ekonomi
apahabar.com

Ekbis

Pedagang Ayam di Banjarmasin Keluhkan Kenaikan Harga
apahabar.com

Ekbis

Jamin Stok Aman, Kaltim Datangkan Ribuan Sapi Australia
apahabar.com

Ekbis

Kembali Naik, Harga Emas Antam Jadi Rp 851.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Pasca-Lebaran, Gejolak Harga Gas 3 Kg di Banjarmasin Masih Terjadi
apahabar.com

Ekbis

Ingin Kaya Sejak Muda, Intip Kiat Belajar Investasi ala Miliarder AS
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok di Bawah 20 Dolar per Barel
apahabar.com

Ekbis

Aplikasi Ajaib Hadirkan Inovasi Baru Berinvestasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com