Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Dibayangi Corona, Pekerja Objek Wisata Menara Pandang Pasrah

- Apahabar.com     Jumat, 26 Juni 2020 - 17:48 WITA

Dibayangi Corona, Pekerja Objek Wisata Menara Pandang Pasrah

Wisata seputar Menara Pandang Banjarmasin sepi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – 3 bulan terakhir menjadi waktu terberat bagi sejumlah pekerja yang mencari nafkah harian di sekitar Menara Pandang Banjarmasin. Mulai dari supir kelotok wisata, pedagang asongan, arena bermain anak, hingga tukang parkir turut merasakan dampak dari pandemi Covid-19 ini.

Sejak pemerintah memutuskan menutup lokasi wisata hingga pembatasan area publik, mereka tak dapat lagi menggantungkan nasib akibat sepinya pengunjung.
“Jangankan mampir, yang lewat aja bisa dihitung jari,” ungkap pengelola wisata Susur Sungai Menara Pandang, Usai kepada apahabar.com, Jumat (26/6) sore.

Baru seminggu terakhir, wisata di sekitar Menara Pandang mulai ramai kembali. Kendati demikian, dia mengaku hanya beberapa pengunjung yang mau menggunakan jasa mereka.

“Cuma pas hari Minggu aja. Untuk kelotok sesuai requestan, khusus yang sekali jalan,” terang warga Pasar Lama ini.

Tetap mematuhi protokol kesehatan, penumpang kelotok dibatasi hingga 50 persen. Sedangkan, jalur yang digunakan hanya rute tertentu seperti susur sungai ke Kampung Hijau atau Kampung Biru.

“Kalau yang singgah seperti ke Lokbaintan harus ada izinnya,” lanjutnya

Mengaku kecewa, namun dia hanya bisa berpasrah diri. Padahal menurut Usai, susur sungai menjadi salah satu ikon wisata yang memajukan kota Banjarmasin di kancah nasional hingga internasional.

“Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah. Kemarin memang ada bantuan sembako, tapi hanya sekali saja,” imbuhnya

Untuk diketahui, sedikitnya ada 88 motoris yang terputus mata pencahariannya akibat pandemi ini. Sementara waktu ini, Usai telah membuat jadwal agar para motoris mendapat giliran yang merata saat bertugas mencari penumpang.

Nasib miris juga menimpa Abdul Rahman, salah satu pengelola arena bermain motor anak di lingkungan yang sama. Walau perlahan Menara Pandang mulai ramai kembali, namun pengunjung yang menggunakan jasanya hanya bisa dihitung jari.
“Kalau normal, akhir pekan dalam semalam bisa sampai Rp600 ribu. Sekarang boro-boro, satu saja susah,” keluhnya

Pendatang asal Surabaya ini mengaku terpaksa harus berhemat selama 5 bulan terakhir. Tabungan pribadi menjadi satu-satunya yang bisa diandalkan untuk mencukupi kebutuhan harian bersama sang istri di rumah.

“Gak ada pekerjaan lain. Perbanyak ibadah saja. Sampai hari ini sekitar Rp15 juta sudah habis tabungan saya,” ungkap warga Sungai Mesa ini.

apahabar.com

Usai, pengelola wisata Susur Sungai Menara Pandang. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Permintaan Hewan Korban di Banjarmasin
10

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 10 Sembuh, Sisa 41 dalam Perawatan
HSS

HSS

Usai Tabrak Trotoar Jalan Hanyar Kandangan HSS, 2 Pemuda Semaput

Kalsel

Malam Natal, Kafe dan Warnet di Banjarmasin Utara Disambangi Petugas
Mantan Kapolres Banjar

Kalsel

Di Martapura, Mantan Kapolres Banjar Salurkan Bantuan Makanan dan Obat-obatan
JKN-KIS

Kalsel

Rentan Terserang Covid-19, Penjual Es Kelapa di HST Andalkan JKN-KIS
Ovie

Banjarbaru

Sukses Antarkan Ovie Menangi Pilwali Banjarbaru, Harlah ke 48 PPP Istimewa
apahabar.com

Kalsel

7 Alumni Natuna Dipulangkan ke Kalsel, Berikut Nama-namanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com