Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Diduga Masukkan Jari ke Organ Intim Pasien, Oknum Dokter Dilaporkan ke Polisi

- Apahabar.com     Selasa, 16 Juni 2020 - 14:30 WITA

Diduga Masukkan Jari ke Organ Intim Pasien, Oknum Dokter Dilaporkan ke Polisi

Ilustrasi dokter. Foto-Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

apahabar.com, ACEH TIMUR – Seorang dokter berinisial H di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak dilaporkan melakukan pelecehan seksual.

Dia telah dilaporkan ke polisi atas dugaan perbuatan tak senonoh tersebut.

“Korban HJ (20) melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Timur pada Senin 8 Juni lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Dia melapor dr H atas dugaan pelecehan seksual,” kata Kasubbag Humas Polres Aceh Timur, AKP Muhammad Nawawi, seperti dilansir detikcom, Selasa (16/6).

Dugaan pelecehan seksual bermula saat korban datang ke rumah sakit untuk operasi tumor payudara yang dideritanya pada Selasa (2/6).

Begitu tiba di RSUD, kata Nawawi, korban diperiksa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh seorang perawat.

Korban kemudian dibawa ke ruang rawat inap. Tak lama berselang, HJ dibawa ke ruang pemeriksaan dengan menggunakan kursi roda.

Ketika hendak memeriksa korban, alat yang digunakan H tidak berfungsi. dr H lalu menyuruh perawat meninggalkan lokasi dan menutup tirai.

Saat itulah diduga terjadi pelecehan seksual. H diduga memasukkan jarinya ke organ intim pasien.

Polisi menyebut H awalnya diduga membuka celana dan celana dalam yang digunakan pasien hingga sebatas lutut. Dokter tersebut kemudian diduga memasukkan salah satu jarinya ke organ intim pasien.

“Terlapor mengeluarkan jarinya dan mengambil gel dan mengoleskan pada kedua belah tangan terlapor,” ucapnya.

H kemudian diduga kembali memasukkan salah satu jarinya ke organ intim pasien sambil tangan kirinya meremas dua payudara pasien dan mengatakan soal benjolan serta menanyakan tentang sering keputihan atau tidak.

“Korban trauma akibat kejadian tersebut,” jelas Nawawi.

Korban lalu membuat laporan ke Polres Aceh Timur dengan Laporan Polisi bernomor: LP/64/Res.1.24./VI/2020/SPKT, Tanggal 08 Juni 2020. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.(Dtk)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Abu Janda

Hukum

Diperiksa Senin, KNPI Banjarmasin Dukung Bareskrim Proses Abu Janda
apahabar.com

Hukum

Pengedar Sabu Kepergok Transaksi di Makam Pahlawan
apahabar.com

Hukum

Deklarasi Halinar: Puluhan Barang ‘Haram’ Lapas Banjarbaru Dimusnahkan
apahabar.com

Hukum

OTT di Kantor Imigrasi NTB, KPK Tetapkan 3 Tersangka Suap Izin Tinggal
apahabar.com

Hukum

Pasca Joko Driyono Ditahan, PSSI Pastikan Tetap Jalan
apahabar.com

Hukum

Licin, Tersangka Penggelapan Kapal di Batola Ini Baru Diamankan Setelah 2 Tahun Buron
Tahanan Kabur

Hukum

Duh! Satu Lagi Kades Tersandung Rasuah di Kotabaru
apahabar.com

Hukum

Berkas Dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Tala Dilimpahkan ke JPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com