Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Kalsel

Rabu, 10 Juni 2020 - 14:22 WIB

Ditangkap, Penggorok Leher Remaja di Martapura Napi Asimilasi

Reporter: Ahc15 - Apahabar.com

Polisi menangkap Rendy Agus Wardana, pelaku pembunuhan sadis seorang remaja di Martapura di Samarinda, Kalimantan Timur. Foto-Akurasi.id

Polisi menangkap Rendy Agus Wardana, pelaku pembunuhan sadis seorang remaja di Martapura di Samarinda, Kalimantan Timur. Foto-Akurasi.id

apahabar.com, MARTAPURA – Polisi menangkap Rendy Agus Wardana, pelaku pembunuhan sadis seorang remaja di Martapura, Kabupaten Banjar. Rendy rupanya napi asimilasi yang baru dibebaskan karena pandemi Covid-19.

Pemuda satu ini diamankan oleh tim gabungan di Jalan Ampera, sekitar Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Selasa (9/6) kemarin. Melarikan diri ke Samarinda, jejak pelariannya berhasil diendus polisi melalui penelusuran para saksi.

Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Rizky Fernandez memastikan tersangka dalam proses penyemputan. Sejumlah penyidik dan anggota resmob diterjunkan.

“Anggota kita terjunkan enam orang untuk menjemput tersangka yang sudah diamankan Resmob Samarinda,” jelasnya dihubungi apahabar.com, Rabu (10/6).

Iptu Rizky mengungkapkan bahwa pelaku diamankan tanpa perlawanan.

“Pada saat anggota di Samarinda menyergap, ia tidak bisa berkutik dan menyerahkan diri ke pihak berwajib,” ungkapnya.

Baca juga :  Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur

Dari keterangan sementara, pelaku menghabisi korban dengan sebilah pisau dapur yang ditusukkan ke dada dan leher pelaku.

“Dia memang berniat ingin mengambil sepeda motor merek Suzuki jenis Satria F namun diketahui oleh korban,” ujarnya.

Pelaku sempat bergulat dengan korban hingga terjadi insiden penusukan tersebut.

“Dari pengakuannya, ia gugup dan kebetulan di dalam kamar tersebut ada sebilah pisau dapur dan kemudian digunakan Rendy untuk menghabisi nyawa korbannya,” jelas Rizky.

Usai menghabisi korban, pelaku membuang pisau dapur sebagai barang bukti pembunuhan.

Iptu Rizky menduga barang-barang yang dilarikan oleh tersangka sudah berpindah tangan ke penadah.

Baca juga :  Rutin Senam Pagi dan Bersihkan Lingkungan, Cara Polres HSU Hadapi New Normal

“Untuk sepeda motor dijual korban ke seseorang yang berada di Mataraman Kabupaten Banjar dengan harga Rp1,3 juta,” ujarnya.

Iptu Rizky juga memastikan bahwa pelaku ada napi asimilasi yang baru bebas 2 bulan belakangan.

“Kasus sebelumnya pembakaran di pasar Kabupaten Banjar,” beber Rizky.

Untuk saat ini polisi masih sibuk mencari barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban dan sepeda motor.

Sebelumnya, jasad Hasanudin ditemukan tak bernyawa di kediamannya, kawasan Indra Sari Jalan Masjid, Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (7/6) sekitar 10.00.

Hasanudin ditemukan tak bernyawa bersimbah darah di rumahnya. Tewasnya remaja berusia 17 tahun, anak seorang penjual kerupuk di pasar subuh itu pun begitu cepat tersiar.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Beginilah Sekarang Kondisi Sungai Pekapuran Raya Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Perjuangan Yudha, Perawat Covid-19 RS Ulin Banjarmasin dari Kaki Gunung Meratus
apahabar.com

Kalsel

BPOM HSU Temukan Kosmetik Tak Miliki Izin Edar dan Kedaluarsa di Paringin
apahabar.com

Kalsel

Fraksi Demokrat Tempatkan Anggota Sesuai Berkompetensi
apahabar.com

Kalsel

Akreditasi PAUD Kabupaten Banjar Lebihi Target
apahabar.com

Kalsel

Dicoret dari Flora Dilindungi, BKSDA Kalsel: Pohon Ulin Seharusnya Segera Dibudidayakan
apahabar.com

Kalsel

Warga Negara Asing di Batulicin Miliki KTP
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Picu Peningkatan Kehamilan di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com