Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

DKPP RI Segera Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik di KPU Banjar

- Apahabar.com Sabtu, 6 Juni 2020 - 15:26 WIB

DKPP RI Segera Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik di KPU Banjar

Ilustrasi sidang. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – KPU Kabupaten Banjar akan menjalani sidang pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) yang akan digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI,

Sesuai arahan protokol Covid-19, sidang bakal digelar secara virtual, Senin (8/5) sekitar pukul 10.00 mendatang.

Sidang ini bersifat terbuka secara umum, dan dapat disaksikan secara live melalui halaman Facebook Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar, M Syahrial Fitri kepada apahabar.com, belum lama tadi.

apahabar.com

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Banjar, M Syahrial Fitri. Foto-apahabar.com/hendralianor

Mengutip dari laman resmi DKPP RI, dkpp.go.id, pihak pengadu adalah Fajeri Tamzidillah sebagai Ketua Bawaslu Banjar, sedangkan pihak teradu yaitu Ketua dan Anggota KPU Banjar, dengan nomor perkara 53-PKE-DKPP/IV/2020.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Banjar itu mengungkapkan, dugaan adanya pelanggaran kode etik tersebut berawal dari laporan salah satu pasangan bakal calon perseorangan, yang belakangan diketahui pasangan Andin Sofyanoor- Syarif Busthomi (Guru Oton).

Syahrial menjelaskan, para pihak yang diundang hadir pada sidang nanti selain pihak pengadu dan teradu, juga diundang hadir anggota KPU Kalsel, dan para saksi yang mana Andin Sofyanoor termasuk sebagai saksi.

Syahrial menceritakan, dalam penanganan pelanggaran di Bawaslu, pihaknya menindaklanjuti laporan terkait adanya dugaan pelanggaran KEPP saat tahapan verifikasi dokumen persyaratan calon perseorangan, pada Februari lalu.

“Dari pelaporan tersebut, kami sudah melakukan langkah-langkah mikanisme proses penanganan pelanggaran. Pertama melakukan pemeriksaan berkas dokumen laporan si pelapor dan dinyatakan sudah lengkap dan sesuai aturan, kemudian melakukan verifikasi berupa memintai keterangan dari para pihak yaitu KPU Banjar dan para saksi,” papar Syahrial.

Syahrial melanjutkan, berdasarkan hasil klarifikasi, pihaknya kemudian melakukan kajian hukum. Kajian hukum dilakukan melalui rapat pleno yang anggotanya semua komisioner Bawaslu.

“Memang ada beberapa hal KPU Banjar yang sudah memenuhi sebagaimana regulasi yang mengatur, tetapi ada juga yang kelihatannya menurut hasil kajian kami berlima di Bawaslu Banjar, tidak sebagaimana PKPU yang mengatur,” ungkapnya.

Atas hasil kajian tersebut, kelima komisioner Bawaslu sepakat melanjutkan perkara tersebut kepada DKPP RI, sesuai kewenangan Bawaslu sebagaimana diatur dalam berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016.

“Karena berdasarkan hasil pleno kami, ada hal yang kami duga melanggar etika penyelenggara pemilu,” tandas Syahrial.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tanggal 17 April pihaknya memasukkan pengaduan ke DKPP RI. Kemudian 30 April DKPP RI selesai melakukan verifikasi formil dan materil.

“Kemudian tanggal 28 Mei kami mendapatkan undangan untuk sidang. Karena pandemi Covid-19, sidang dilakukan secara daring yang terhubung kepada semua pihak. Sidang terbuka untuk umum dan live di pesbuk DKPP, jadi siapa saja boleh menonton,” tuturnya.

Syahrial berharap, proses sidang nanti berjalan lancar tanpa kendala. “Kami berharap, sidang ini berjalan lancar, tidak ada hambatan dan rintangan, khususnya soal jaringan,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polres HSS Ringkus Pengedar Sabu, 8.03 Gram Sabu Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Lanal Kotabaru Gaungkan Program Nelayan Tangguh
apahabar.com

Kalsel

Seluruh Tahanan Polres Tapin Diswab, Hasilnya?
apahabar.com

Kalsel

Hari Tani Nasional: Gerakan Massa di Kantor Gubernur Kalsel, Laporkan Anjloknya Harga Produk Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Pasar Blauran Terendam Banjir, Pedagang Tidak Bisa Berjualan
apahabar.com

Kalsel

Serahkan Berkas ke PPP dan Demokrat, Gusti Iskandar ‘Tantang’ Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Tingkat Provinsi Bakal Disuguhi Keindahan Pesisir Pulau Laut
apahabar.com

Kalsel

Layanan Hukum dan Paspor Simpatik di Momentum HKDK 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com