ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Kamis, 4 Juni 2020 - 18:31 WIB

Dua Kali Dijebol, Portal Jejangkit Diperbaiki Lagi

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Setelah dijebol untuk kali kedua, portal di perbatasan Batola dengan Banjar di Jejangkit kembali diperbaiki. Foto-Istimewa

Setelah dijebol untuk kali kedua, portal di perbatasan Batola dengan Banjar di Jejangkit kembali diperbaiki. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Akibat dua kali dijebol orang tak dikenal, portal perbatasan Barito Kuala dengan Banjar di Kecamatan Jejangkit kembali diperbaiki.

Selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Batola, perbatasan yang terletak di antara Desa Bahandang di Jejangkit dengan Desa Tanjang Landung di Kecamatan Sungai Tabuk itu ditutup portal.

Penutupan ini berlangsung sejak PSBB jilid pertama, hingga PSBB jilid kedua berakhir 12 Juni 2020.

Padahal sebelum ditutup, jalur yang melewati lagan eks Hari Pangan Sedunia (HPS) ini ramai dilewati dalam setahun terakhir, terutama setelah pengaspalan rampung.

Biasanya jalur ini dilewati pedagang maupun pekerja yang berdomisili di Martapura atau sebaliknya.

Baca juga :  Awan Mirip Gelombang Tsunami, LAPAN: Pertanda Badai Akan Muncul

Dalam kondisi normal, waktu tempuh dari Marabahan menuju Martapura atau sebaliknya hanya sekitar 1 jam, lantaran kondisi jalan sudah 95 persen aspal.

Situasi itulah yang tampaknya membuat umur portal tidak bertahan lama. Sekitar sepekan setelah dipasang mulai 19 Mei 2020, portal yang terbuat dari aluminium itu dibongkar paksa.

Berselang dua hari, portal diperbaiki Kecamatan Jejangkit dengan material besi. Kemudian tiga drum berisi air ditempatkandi depan portal.

Pun portal besi itu tidak bertahan lama. Bahkan portal tersebut sempat hilang, sebelum ditemukan tergeletak di pinggir sawah yang berjarak beberapa meter dari lokasi.

Baca juga :  Wali Kotanya Gugur, Sekda Banjarbaru Tegaskan Para Pejabat Bebas Covid-19

“Portal sudah terlepas sejak, Rabu (3/6). Mungkin dibongkar tengah malam, karena tidak seorang pun warga yang melihat pelaku,” papar Lina, salah seorang warga di sekitar portal, Kamis (4/6).

“Setelah portal terbuka, orang pun banyak berlalu-lalang seperti biasa,” imbuh anggota relawan Covid-19 Jejangkit ini.

Sama seperti kejadian sebelumnya, pemerintah kecamatan setempat langsung melakukan perbaikan.

“Kami tidak memperkirakan kejadian tersebut. Namun kami pun sudah langsung melakukan perbaikan,” sahut M Mujiburrahman, Camat Jejangkit.

“Penutupan ini merupakan salah satu penerapan PSBB di Batola yang membatasi akses masuk maupun keluar di jalur alternatif,” tandasnya.

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kecamatan Batulicin Terima Dana Bantuan JPS Tahap Pertama
apahabar.com

Kalsel

Yulia, Staf Komisi IV DPRD Kalsel Mengkritisi Bahasa Gaul
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Sampaikan Evaluasi LKPJ 2018, Anggota Dewan Interupsi 272 Rekomendasi Catatan BPK RI

Kalsel

Sejoli Pemeran Video Mesum di Banjarmasin Resmi Menikah
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Monitoring Pembagian Bantuan Sosial Tunai
apahabar.com

Kalsel

Yuk Ngobrol Bareng Paskibraka di Live IG, Ada Wakil Tanah Bumbu

Kalsel

Pengakuan Pembunuh Kekasih di Kandangan: Kasihan namun Khilaf 
apahabar.com

Kalsel

Semarak Forest City, DLH Banjarbaru Siapkan Ratusan Hektar Lahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com