Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram Nomor Urut Diundi, Cuma 1 Paslon Pilwali Banjarmasin Taat Prokes! Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah

Dua Persemaian Permanen di KPH Hulu Sungai Dukung Revolusi Hijau

- Apahabar.com Jumat, 5 Juni 2020 - 12:00 WIB

Dua Persemaian Permanen di KPH Hulu Sungai Dukung Revolusi Hijau

Bibit didistribusikan untuk dua kegiatan yang tengah berjalan di KPH Hulu Sungai. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Dua persemaian permanen KPH Hulu Sungai diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bibit masyarakat.

Di sana, minat masyarakat untuk menanam tanaman keras tergolong cukup tinggi. Baik dalam menjalankan program pemerintah maupun secara swadaya.

Seperti yang dilakukan Persemaian Permanen Taniran, Desa Taniran Kubah, Kecaman Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Mereka telah mendistribusikan ribuan bibit sengon. Bibit di-dropping untuk dua kegiatan yang tengah berjalan di KPH Hulu Sungai di empat desa.

Di antaranya kegiatan Penanaman RHL Luar Kawasan Hutan Tahun 2020 seluas 150 hektare.

Bibit dikirim untuk KTH Suka Maju, Desa Halunuk, Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS 5.000 batang. Lalu, KTH Anggrek Jingga, Desa Paring Guling, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin sebanyak 10.000 batang.

Kemudian, kegiatan Pemeliharaan Tahun Pertama RHL Dalam Kawasan Hutan Produksi Tahun 2019.

Untuk kebutuhan penyulaman, bibit di-dropping sebanyak 2.700 batang di KTH Wana Bhakti Desa Panggungan, Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS, dan 2700 batang di KTH Wana Makmur Desa Lumpangi, Kecamatan Loksado Kabupaten HSS.

“Untuk KTH Simpai Alam, Desa Mandala, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten HSS sebagai pelaksana kegiatan Penanaman RHL Luar Kawasan Hutan Tahun 2020, silakan ambil bibit sengon di Persemaian Permanen Ambutun, Desa Ambutun, Kecamatan Telaga Langsat,” ucap Kepala KPH Hulu Sungai, Rudiono Herlambang melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Lantaran desa Mandala dan Persemaian Ambutun itu jaraknya dekat, kata dia, maka bibit bisa diangkut sendiri.

“Supaya mengurangi stres bibit selama masa pengiriman kalau jaraknya jauh,” ungkapnya.

Menurutnya, semangat revolusi hijau yang dikobarkan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor terus didongkrak hingga ke petani.

“Tujuannya untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dan lingkungan tempat kita hidup,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Kawasan Tahura Sultan Adam Dilalap Api, Tim Gabungan Masih Berjaga
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Kalsel: Revitalisasi Lahan Kritis Capai 29 Ribu Hektare
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Cantung Gelar Sosialisasi Pengadaan Tanah dan Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Kian Mantap Percantik Objek Wisata Riam Kinarum Tabalong
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dinas Kehutanan Gelar Silaturahmi Rimbawan Se-Kalsel
apahabar.com

Dishut Kalsel

Nyonya Anies Baswedan Berkunjung ke Tahura Sultan Adam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kesatuan Pengelola Hutan Kembali Identifikasi Potensi RPH di Bumi Sanggam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Ratusan Hektare Lahan di Kotabaru Diusulkan Menjadi Hutan Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com