Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung, Pengacara Surati Kapolres Tabalong

- Apahabar.com Rabu, 24 Juni 2020 - 17:24 WIB

Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung, Pengacara Surati Kapolres Tabalong

Kuasa Hukum M Gunawan (H Agun), Kusman Hadi menunjukan surat yang di tujukan ke Kapolres Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Kuasa hukum korban dugaan penganiayaan narapidana oleh oknum sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung menyurati Kapolres Tabalong untuk meminta proses hukum laporan mereka dilanjutkan.

Kuasa hukum korban, Kusman Hadi mengatakan mereka meminta proses hukum itu tetap dilanjutkan sehubungan upaya mediasi damai antara kedua belah pihak, yakni pelapor dan terlapor tidak menemui kesepakatan.

“Dengan segala kerendahan hati perkenankanlah kami memohon kepada Kapolres Tabalong Cq Kasat Reskrim agar kiranya sesegera mungkin meningkatkan surat tanda terima laporan tertanggal 24 Mei 2020,” kata Kusman, Rabu (24/6).

Hal itu menurut Kusman, untuk menindaklanjuti proses hukum atas dugaan pengeroyokan oleh beberapa oknum sipir Lapas Tanjung terhadap warga binaan pemasyarakatan atau narapidana M Gunawan (H Agun).

“Penganiayaan diduga dilakukan di Lapas Kelas IIB Tanjung pada hari Jumat 22 Mei 2020 silam mengakibatkan korban [H Igum] mengalami luka-luka di kepala, wajah dan sekujur tubuh. Hal itu diduga jelas melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP,” ujarnya.

“Sangatlah beralasan hukum kalau kami meminta kepada Kepolisian Resort Tabalong Cq Kasat Reskrim yang menangani perkara tersebut untuk sesegera mungkin menetapkan para pelaku sebagai Tersangka pengeroyokan dan melakukan penahanan terhadap para pelaku,” tambah Kusman.

Dikonfirmasi melalui gawainya, Kasat Reskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur mengatakan dari awal pihaknya sudah melakukan proses penyelidikan. Tentu kasus ini berproses dan ada prosedurnya.

“Kita tidak mau diintervensi tetapi dalam menangani kasus kita sesuai prosedur dan berada di jalurnya,” kata Matnur.

Namun, Matnur membantah kalau pihaknya dikatakan lambat dalam menangani kasus ini. Prosesnya yang pihaknya ketahui para pihak masih melakukan upaya perdamaian. Meski ada upaya perdamaian pihaknya tetap melakukan penyelidikan.

“Sekarang sudah banyak yang kita periksa dan sebagainya. Namun materi itu tidak kita sampaikan. Tunggu saja proses ini pada waktunya akan kita sampaikan,” katanya.

Terkait surat yang dikirimkan kuasa hukum korban, Matnur mengaku belum mengecek. Tapi nantinya jelas Matnur, sesuai mekanismenya diajukan ke dia dan akan disposisi.

Karena tidak ada titik temu soal mediasi pihaknya akan lanjutkan kasus tersebut.

“Dalam menangani kasus kita profesional. Kita sesuai mekanisme yang ada. Waktu penyelidikan, bila terpenuhi dua alat bukti kita akan tingkatkan ke proses penyidikan,” tegas Matnur.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komisi II DPRD Kotabaru Kawal Proyek Pasar di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Sidang Dugaan Pelanggaran Administratif Dikawal Ketat Polres Balangan
apahabar.com

Kalsel

Wityo Terharu Rumahnya Direhab Tim Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Terindikasi Indisipliner, Ferdinand Tindak Tegas 11 Notaris di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kemenkumham Kalsel Bantah Informasi Dipulangkannya Jasad WNA ke Korsel
apahabar.com

Kalsel

Kurang dari 12 Jam, Pemuda yang Garong Laptop di SD Batu Benawa Dibekuk
apahabar.com

Kalsel

PLN Kalselteng Promosi Sambung Listrik 1,7 VA untuk PT TIA
apahabar.com

Kalsel

Polisi: Jenazah Perempuan Diduga Overdosis di HBI Sudah Dijemput
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com