Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Duh, Satu RT di Pekapuran Raya Sumbang OTG Covid-19 Terbanyak

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 17:38 WIB

Duh, Satu RT di Pekapuran Raya Sumbang OTG Covid-19 Terbanyak

Ilustrasi petugas Covid-19. Foto-RRI

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, kasus Covid-19 di Banjarmasin telah menyentuh angka 1.009 penderita.
Lantas di mana kelurahan yang menjadi penyumbang terbanyak?

Pekapuran Raya kembali menduduki posisi pertama kelurahan terbanyak yang menyumbang kasus Covid-19 di Banjarmasin.

Jumlah kasus di kelurahan yang berbatasan dengan kelurahan Kebun Bunga di sisi timur itu mengalahkan 51 kelurahan lainnya di ibu kota Kalsel.

Hingga Kamis (18/6), jumlah warga Pekapuran Raya yang terpapar Covid-19 mencapai 67 kasus, 7 meninggal dunia dan 1 sembuh.

“Kelurahan Pekapuran Raya tetap paling tinggi di antara kelurahan serta kluster lain,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Machli Riyadi.

Telah terjadi transmisi lokal, Gugus Tugas menjadikan kelurahan ini sebagai salah satu kluster atau wilayah penularan Covid-19.

Dari kluster inilah, menurut Gugus Tugas, muncul kluster-kluster lainnya. Yakni kluster Sungai Bilu dan Sentra Antasari.

“Semua kluster ini perkembangan dari kluster Gowa,” ujar kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Terbaru, puskesmas setempat mencatat pertumbuhan Covid-19 melonjak tajam di satu rukun tetangga (RT) dari 35 RT di sana.

RT dimaksud adalah RT 15. Jumlahnya mencapai 21 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, satu meninggal dunia, dan 20 lainnya orang tanpa gejala (OTG).

“Mereka semua kini menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing,” jelas dia.

Dalam situs Kementerian Kesehatan RI, OTG diartikan seseorang yang tidak memiliki gejala dan memiliki risiko tertular dari orang terkonfirmasi Covid-19.

Umumnya gejala Covid-19 berbentuk penyakit pilek, flu, demam, hingga menurut data Dinkes Banjarmasin, hilangnya indera penciuman.

Dari lokasi bersebelahan, terdapat RT 14 dengan 6 kasus dan RT 16 mencapai 5 kasus.

Beruntung masih terlihat RT yang belum masuk zona merah. Posisi hijau atau terbebas dari virus Corona ini berada di 17 RT.

Di sisi lain berdasarkan kategori usia, warga terjangkit Covid-19 di Pekapuran Raya didominasi 35 hingga 45 tahun.

“11 perempuan dan 9 laki laki,” jelas dia.

Tak cuma mereka, bahkan terdapat satu anak perempuan berusia sekitar 5 tahun, dan warga lanjut usia 65 tahun.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Saran Paman Birin Agar Bungkus Daging Kurban Tidak dengan Kantong Plastik
apahabar.com

Kalsel

Rapat DPRD Kalsel Dipenuhi Kursi Kosong Lagi
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Terkendala Alat, Pemko Banjarbaru Uji Coba Alat Baru
apahabar.com

Kalsel

Pemecahan Rekor MURI Karateka Dihadiri ‘Wartawan’ Dadakan
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Ardiansyah Harap Penangangan Covid-19 Maksimal
apahabar.com

Kalsel

Dipimpin Kalemdiklat Polri, Polda Kalsel Gelar Upacara Pembukaan PAG 2020 Secara Virtual
apahabar.com

Kalsel

Ingin Tahu Polisi, Siswi Tunanetra Ini Raba Baju Dinas AKBP Nina Rahmi
apahabar.com

Kalsel

Legislator: Asrama Mahasiswa Kalsel Ciputat Perlu Pembenahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com