Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Nasional

Selasa, 30 Juni 2020 - 10:51 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan di Kalteng, Jokowi Tugaskan 3 Menteri

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi food estate. Foto-MI/Immanuel.

Ilustrasi food estate. Foto-MI/Immanuel.

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas secara khusus terkait ketahanan pangan kepada 3 menteri.

Ketiganya adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, bahwa ia mendapatkan tugas dari Presiden untuk mendukung program ketahanan pangan bersama dua menteri lain dalam usaha untuk menciptakan kawasan food estate yang akan menjadi sentra baru ketahanan pangan nasional.

“Presiden akan meninjau langsung proyek ketahanan pangan nasional yang rencananya akan tersentra di Kalimantan Tengah,” katanya, Senin (29/6).

Basuki menambahkan pihaknya akan bersinergi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan sesuai dengan amanat Presiden. Secara teknis, pihaknya bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan telah bergerak cepat.

Baca juga :  Strategi Percepatan Pembangunan Papua, Potensi Wilayah Diidentifikasi

“Tahun ini PUPR mendesain rehabilitasi jaringan irigasinya, 165 ribu hektare itu tahun depan kita mulai dengan menggerakkan BUMN. Menhan juga termasuk untuk bisa ikut karena menurut beliau, ini adalah program ketahanan nonmiliter,” kata Basuki.

Senada dengan Basuki, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah menyiapkan sejumlah rencana yang akan melibatkan seluruh instansi terkait. Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana taktis dan strategis agar food estate di Kalimantan Tengah bisa segera rampung.

“Kami optimistis dengan sinergi yang melibatkan seluruh instansi untuk membangun food estate akan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan. Dan ketahanan pangan adalah salah satu hal paling penting yang terkait langsung ketahanan dan kedaulatan negara,” ujar Erick.

Baca juga :  Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi Normal Baru

Dalam kesempatan itu Erick menegaskan bahwa sejak awal pemerintah berikhtiar agar bangsa ini memiliki kedaulatan pangan. Dengan sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia mesti mampu memenuhi ketersediaan pangannya.(Ant)

Erick mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian yang terbukti mampu meningkatkan produksi pertanian dalam negeri termasuk peningkatan produksi bawang putih.

“Dengan usaha keras yang dilakukan bersama, tugas besar kita bersama agar bangsa ini mampu memproduksi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak tergantung dengan impor,” kata Erick.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Akibat Bawa Rokok, Jemaah Haji Diinterogasi di Bandara Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Harus Tiru Vietnam Manfaatkan Perang Dagang Amerika-China

Nasional

Presiden Jokowi Klaim Penuhi Kebutuhan Listrik Jutaan Keluarga
apahabar.com

Nasional

Bicara Soal Penghapusan, Tjahjo: Pusat Tak Urusi Tenaga Honorer
apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi ke Canberra, Babak Baru Kemitraan Indonesia dan Australia
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020

Nasional

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020
apahabar.com

Nasional

Perbedaan Pilihan di Pemilu, Ini Kata Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com