3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Efek New Normal, Rupiah Bisa Bangkit Lagi

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 11:59 WIB

Efek New Normal, Rupiah Bisa Bangkit Lagi

Warga mengantre untuk menukarkan mata uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada pagi ini, Kamis (18/6) kembali menguat. Dari laporan Monex Investindo Futures, pergerakan positif rupiah itu dipengaruhi beberapa hal.

Antara lain, momentum pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

“Selain itu ekonomi new normal yang baru mulai aktif di Indonesia, berpotensi menahan penurunan ekonomi di tengah pandemi,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, Kamis (18/6).

Pada pukul 9.38 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.025 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.083 per dolar AS.

“Saya lihat tadi pagi sentimen negatif membayangi pergerakan aset berisiko dengan sentimen kekhawatiran pasar terhadap meningginya wabah dan konflik di regional Asia antara Korut, Korsel, China, dan India,” kata dia.

Sementara itu, lanjut Ariston, sentimen positif masih datang dari stimulus bank sentral AS The Fed yang besar dan rencana stimulus pemerintah AS sebesar 1 triliun dolar AS untuk infrastruktur.

Ia menuturkan rupiah juga bisa mendapatkan sentimen positif dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini bila terjadi pemangkasan. Kali ini konsensus analis memproyeksikan pemangkasan 25 basis poin.

“Kalau ini dilakukan, bisa memberikan sentimen positif untuk rupiah karena kebijakan ini bisa membantu meningkatkan aktivitas ekonomi,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak ke kisaran Rp14.000 per dolar AS dan potensi pelemahan ke Rp14.150 per dolar AS.

Pada Rabu (17/6) lalu, rupiah menguat 7 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.083 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.090 per dolar AS. (ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

BPS: Kupang Paling Tinggi Inflasi, Banda Aceh Terendah
apahabar.com

Ekbis

Dampak Pendemi, 60 Persen Perusahaan Travel Haji Umrah Diproyeksikan Bangkrut
apahabar.com

Ekbis

Direktur Puskepi: Kenaikan Tarif Cukai SKT Harus di Bawah SKM
apahabar.com

Ekbis

UMKM Terpuruk, Bos Minyak di Kalsel Tawarkan Solusi
apahabar.com

Ekbis

Kementan Dorong Pekarangan Rumah Jadi Lumbung Pangan Mandiri
Alasan Rupiah Bisa Menguat dari Pagi Ini

Ekbis

Alasan Rupiah Bisa Menguat dari Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Imbas Pembukaan Lockdown
apahabar.com

Ekbis

Bursa Global Turun, IHSG Awal Pekan Diperkiran Ikut Terkoreksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com